Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Chelsea dan Manchester City Berebut Penebusan di Final FA Cup

Bihan Mokodompit • Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:48 WIB
Pemain Chelsea, Malo Gusto, menggiring bola melewati hadangan pemain Manchester City. (chelseafc)
Pemain Chelsea, Malo Gusto, menggiring bola melewati hadangan pemain Manchester City. (chelseafc)

RADARTUBAN - Chelsea dan Manchester City akan saling berhadapan dalam final FA Cup 2026 di Wembley Stadium, Sabtu (16/5) malam ini.

Laga ini bukan sekadar perebutan trofi. Tetapi juga pertarungan dua tim yang sama-sama ingin mengakhiri kutukan di partai final.

Manchester City datang dengan status unggulan. Pasukan Pep Guardiola tampil konsisten dalam beberapa pekan terakhir.

Mereka juga masih menjaga peluang meraih gelar Premier League musim ini.

Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Juventus Mulai Bergerak, Striker Chelsea Nicolas Jackson Masuk Radar Serius Bianconeri

Namun tekanan tetap besar. City sudah kalah dalam dua final FA Cup terakhir secara beruntun.

Kini mereka memburu trofi kedelapan di kompetisi tertua Inggris tersebut.

Chelsea juga berada dalam situasi yang tidak kalah sulit.

The Blues datang ke Wembley dengan performa yang belum stabil.

Mereka bahkan tercatat gagal menang dalam 13 pertemuan terakhir melawan Manchester City.

Rekor buruk itu membuat banyak fans pesimis.

Meski begitu, final FA Cup dianggap sebagai momentum terbaik untuk bangkit.

Manchester City Diunggulkan

Manchester City dinilai lebih siap menghadapi laga besar ini.

Pep Guardiola punya skuad yang lebih matang dan berpengalaman.

Baca Juga: Darwin Nunez Siap Tinggalkan Al Hilal, Chelsea dan Juventus Mulai Bergerak Mendekat

Nama-nama seperti Erling Haaland, Phil Foden hingga Bernardo Silva diprediksi menjadi ancaman utama bagi Chelsea.

City juga baru saja meraih kemenangan penting di Premier League.

Hasil itu menjaga moral tim tetap tinggi jelang final.

Pep Guardiola sendiri mengakui jadwal padat membuat timnya nyaris tidak memiliki waktu latihan.

Namun ia menegaskan kondisi seperti itu adalah bagian dari tuntutan klub besar. 

Manchester City kini mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mencapai empat final FA Cup beruntun. Namun mereka tidak ingin kembali pulang tanpa trofi. 

Chelsea Cari Akhir Kutukan Wembley

Di sisi lain, Chelsea membawa misi memutus tren buruk di Wembley.

Mereka kalah dalam beberapa final domestik terakhir. Tekanan terhadap skuad muda Chelsea pun semakin besar.

Caretaker manager Calum McFarlane tetap optimistis. Ia percaya Chelsea masih punya kualitas untuk mengejutkan Manchester City.

Kembalinya beberapa pemain penting seperti Reece James dan Levi Colwill menjadi kabar baik bagi The Blues. 

Chelsea juga punya kenangan manis saat menghadapi Manchester City di laga final.

Mereka pernah mengalahkan City pada final Liga Champions 2021.

Fakta itu menjadi suntikan kepercayaan diri tersendiri.

Final Sarat Tekanan

Final FA Cup kali ini terasa berbeda. Bukan hanya soal trofi. Tetapi juga tentang harga diri dua raksasa Inggris.

Manchester City ingin membuktikan mereka belum habis.

Sementara Chelsea ingin mengakhiri musim dengan sesuatu yang bisa dibanggakan.

Atmosfer Wembley dipastikan penuh tekanan. Satu kesalahan kecil bisa menentukan nasib pertandingan.

Kini publik menunggu siapa yang akan tersenyum di akhir laga. Apakah Manchester City berhasil menegaskan dominasi mereka.

Atau justru Chelsea yang mematahkan semua prediksi di final FA Cup 2026. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Wembley Stadium #Manchester City #chelsea #fa cup