RADARTUBAN - Club Licensing Arema FC 2026 resmi dinyatakan lolos dengan status Granted with Sanction atau lolos bersyarat dalam proses lisensi klub terbaru.
Hasil ini menjadi sinyal positif bagi manajemen Singo Edan dalam menjaga standar profesionalisme klub di tengah kompetisi sepak bola nasional yang semakin ketat.
Status tersebut menandakan bahwa Arema FC telah memenuhi mayoritas persyaratan yang ditetapkan federasi.
Namun, masih ada beberapa poin evaluasi yang wajib segera disempurnakan agar klub dapat meraih status lolos penuh pada siklus berikutnya.
Baca Juga: Analisa dan Prediksi Skor Persik Kediri vs Arema FC: Duel Panas Papan Tengah,
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut hasil ini sebagai langkah penting bagi keberlanjutan transformasi klub.
“Kami menerima hasil ini dengan rasa syukur. Memang ada catatan terkait lisensi kepelatihan kiper dan pelatih fisik yang butuh penyesuaian kriteria. Harapannya, pada siklus club licensing berikutnya, poin ini sudah terpenuhi sesuai regulasi,” ungkap Yusrinal Fitriandi.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Club Licensing Arema FC 2026 bukan sekadar formalitas administratif.
Hal tersebut juga menjadi tolok ukur perkembangan tata kelola internal klub secara menyeluruh.
Evaluasi Arema FC Tertuju pada Kualifikasi Pelatih
Dalam proses penilaian terbaru, Arema FC mendapatkan catatan pada aspek administratif kepelatihan.
Fokus evaluasi berada pada kelengkapan lisensi pelatih kiper dan pelatih fisik.
Kriteria tersebut menyesuaikan regulasi terbaru yang diterapkan oleh federasi.
Penyesuaian ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan agar standar lisensi klub Indonesia yang diikuti Arema FC semakin sempurna.
Langkah pembenahan ini sekaligus memperlihatkan keseriusan klub dalam menjaga kualitas pembinaan teknis.
Kelengkapan administratif pelatih kini menjadi bagian penting dalam penilaian profesionalisme klub sepak bola modern.
Baca Juga: Arema FC vs Persebaya Surabaya di Bali, Solusi atau Ilusi Keamanan?
Hal ini juga menjadi syarat mutlak bagi klub yang ingin terus tampil kompetitif di level nasional maupun regional Asia.
Lima Pilar Penilaian Jadi Fondasi Lisensi Klub
Keberhasilan Arema FC mempertahankan status lisensi tak lepas dari terpenuhinya lima indikator utama.
Aspek pertama adalah sporting yang berkaitan dengan pembinaan pemain muda dan pengembangan olahraga.
Aspek kedua ialah infrastructure yang menilai fasilitas stadion dan pusat latihan.
Aspek ketiga mencakup personnel and administrative.
Bagian ini menilai kelengkapan sumber daya manusia serta struktur manajemen klub.
Aspek keempat adalah legalitas entitas klub. Seluruh dokumen hukum wajib lengkap dan sesuai ketentuan.
Aspek terakhir ialah kesehatan finansial melalui audit yang transparan.
Seluruh unsur tersebut menjadi standar utama dalam sistem club licensing AFC yang juga diterapkan dalam kompetisi domestik.
Pemenuhan lima pilar itu memperlihatkan kesiapan Arema FC dalam menjaga eksistensi di era sepak bola profesional.
Baca Juga: Prediksi Skor Persib vs Arema di BRI Super League: Maung Bandung Lebih Diunggulkan dengan Alasan Ini
Membangun Kultur Kepatuhan di Internal Klub
Bagi manajemen, lisensi bukan sebatas syarat administratif tahunan.
Lebih dari itu, proses ini menjadi pondasi pembentukan budaya kerja profesional.
“Prinsipnya, hasil lisensi ini menjadi dasar kami melangkah. Ini adalah wajah profesionalisme Arema FC. Kami tidak hanya ingin mempertahankan status ini, tetapi terus meningkatkannya hingga menjadi kultur pengelolaan di dalam klub,” tambah pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Komitmen itu mempertegas orientasi klub menuju tata kelola modern.
Transformasi tersebut selaras dengan tuntutan profesionalisme klub sepak bola masa kini.
Konsistensi terhadap regulasi juga menjadi syarat penting untuk menjaga reputasi klub.
“Dengan terpenuhinya aspek legal dan regulasi, Arema FC berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi klub yang modern dan transparan,” pungkasnya.
Ke depan, Club Licensing Arema FC 2026 diharapkan menjadi pijakan kuat bagi peningkatan kualitas klub.
Upaya pembenahan itu juga memperkuat posisi Arema FC dalam peta lisensi klub Indonesia sekaligus menjaga peluang bersaing di level club licensing AFC secara berkelanjutan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama