RADARTUBAN - Persaingan perebutan tiket Liga Champions Serie A 2025/2026 memasuki titik paling menegangkan.
Dua raksasa Italia, AC Milan dan AS Roma, kini berada di jalur paling aman menuju empat besar.
Sebaliknya, Juventus justru berada dalam tekanan besar usai peluang mereka anjlok drastis jelang pekan terakhir musim ini.
Data terbaru yang dibagikan akun X Football Rankings berdasarkan analisis Opta Analyst menunjukkan Inter Milan dan Napoli sudah mengunci tiket Liga Champions musim depan. Dua slot tersisa kini diperebutkan sengit.
Baca Juga: Massimiliano Allegri Berpeluang Perpanjang Kontrak di AC Milan Jika Lolos Liga Champions Musim Ini
AC Milan disebut memiliki peluang mencapai 86 persen untuk finis di empat besar. Sementara Roma menyusul dengan probabilitas 74 persen.
Situasi itu membuat publik Italia mulai percaya dua klub tersebut akan mengakhiri musim dengan senyum lebar.
Namun drama terbesar justru datang dari Juventus.
Juventus Kehilangan Aura Menakutkan
Klub asal Turin itu hanya diberi peluang 14 persen untuk lolos ke Liga Champions.
Angka tersebut menjadi tamparan keras bagi tim yang selama bertahun-tahun mendominasi sepak bola Italia.
Kondisi itu memperlihatkan betapa inkonsistennya performa Juventus sepanjang musim.
Mereka berkali-kali kehilangan poin penting dalam laga yang seharusnya bisa dimenangkan.
Krisis stabilitas permainan membuat Juve tidak lagi tampak sebagai kekuatan paling menakutkan di Serie A.
Di sisi lain, Como 1907 justru muncul sebagai kejutan. Klub yang dimiliki Group Djarum iti masih memiliki peluang 26 persen menembus empat besar.
Baca Juga: Luka Modric Bikin AC Milan Terkejut, Pemulihannya Jauh Lebih Cepat dari Prediksi
Meski secara matematis belum diunggulkan, performa Como di bawah pelatih Cesc Fabregas musim ini sukses mencuri perhatian publik Italia.
Pekan Terakhir Penentu Segalanya
Pekan terakhir Serie A dipastikan berlangsung panas. Tekanan mental, atmosfer stadion, hingga kesalahan kecil bisa menentukan nasib klub-klub besar Italia.
Bagi Milan dan Roma, satu kemenangan dapat menjadi pintu menuju panggung elite Eropa.
Sebaliknya bagi Juventus, musim ini terancam berubah menjadi salah satu kegagalan paling menyakitkan dalam beberapa tahun terakhir.
Publik kini menunggu: apakah sejarah akan kembali berpihak kepada raksasa lama, atau justru melahirkan kejutan baru dari Como? (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni