RADARTUBAN – Aroma reuni mulai terasa di SSC Napoli. Setelah berbagai spekulasi berkembang dalam beberapa pekan terakhir, Maurizio Sarri dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk kembali menukangi klub Serie A asal Naples tersebut.
Jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, mengungkap bahwa Sarri siap menandatangani kontrak hingga 2028 dengan nilai sekitar 2,8 juta euro per tahun ditambah bonus.
“Maurizio Sarri telah memberikan kesediaannya kepada Napoli untuk kontrak hingga 2028 (2,8 juta euro per tahun plus bonus). Kini keputusan ada di tangan Presiden Aurelio De Laurentiis apakah akan menuntaskan kesepakatan atau tidak. Atalanta masih memantau situasi,” tulis Schira melalui akun X miliknya.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Romagnoli Buka Jalan Hijrah ke Qatar, Lazio Terancam Kehilangan Kapten
Kabar ini langsung memantik antusiasme publik Naples. Nama Sarri masih memiliki tempat spesial di hati tifosi Napoli berkat revolusi permainan menyerang yang pernah ia bangun beberapa tahun lalu.
De Laurentiis Hadapi Dilema Besar
Kini sorotan mengarah kepada Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis. Keputusan menerima atau menolak Sarri diyakini akan menentukan arah proyek Napoli dalam beberapa musim ke depan.
Sarri bukan sekadar pelatih biasa bagi Napoli. Ia pernah mengubah klub itu menjadi salah satu tim paling atraktif di Eropa lewat filosofi permainan cepat, agresif, dan penuh kombinasi pendek yang kemudian dikenal sebagai “Sarriball”.
Namun sepak bola selalu berubah. Napoli saat ini berada dalam fase yang jauh berbeda dibanding era pertama Sarri.
Tekanan ekspektasi lebih tinggi, dinamika ruang ganti berubah, dan persaingan Serie A semakin brutal.
Atalanta Mengintai di Tengah Ketidakpastian
Di tengah proses negosiasi yang belum selesai, Atalanta BC disebut masih membuka peluang merekrut Sarri.
Apalagi direktur olahraga mereka, Cristiano Giuntoli, dikenal sangat mengagumi karakter permainan sang pelatih.
Situasi ini membuat Napoli tak punya banyak waktu untuk berpikir terlalu lama. Jika terlambat mengambil keputusan, Sarri bisa saja memilih proyek lain yang menawarkan stabilitas lebih jelas.
Bagi Napoli, ini bukan cuma soal mencari pelatih baru. Ini tentang memilih apakah mereka ingin kembali pada identitas lama yang pernah membuat seluruh Italia jatuh hati — atau memulai jalan berbeda dengan segala risikonya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni