Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Luar Biasa! Carlo Ancelotti dan Unai Emery Ukir Dominasi Abadi Kompetisi Elite Eropa

Tulus Widodo • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:38 WIB
Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti.

RADARTUBAN – Sepak bola Eropa selalu melahirkan pelatih hebat. Namun hanya sedikit yang mampu menciptakan dominasi hingga namanya terasa menyatu dengan trofi kompetisi UEFA. 

Di era modern, dua nama itu kini berdiri sejajar: Carlo Ancelotti dan Unai Emery. Satu menguasai Liga Champions, satu lainnya menjadi raja Liga Europa.

Akun X @alimo_philip menyebut keduanya sebagai manajer yang benar-benar mendominasi kompetisi klub UEFA.

“Kompetisi berbeda. Kebesaran yang sama,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti Akui Girona Lebih Diunggulkan

Ancelotti, Raja Liga Champions

Nama Carlo Ancelotti sudah lama identik dengan malam-malam magis Liga Champions. 

Pelatih asal Italia itu menjadi satu-satunya manajer yang mampu memenangkan lima trofi Liga Champions UEFA.

Don Carlo pertama kali berjaya bersama AC Milan pada 2003 dan 2007 sebelum mengukir sejarah baru bersama Real Madrid pada 2014, 2022, dan 2024.

Kehebatan Ancelotti bukan hanya soal jumlah trofi. Mantan pelatih PSG itu berhasil bertahan di level tertinggi selama dua dekade, melewati perubahan generasi pemain dan evolusi taktik sepak bola Eropa.

Di tengah tekanan klub-klub elite dunia, Ancelotti tetap dikenal tenang, elegan, dan hampir selalu menemukan cara menang di panggung terbesar.

Emery dan Kutukan Liga Europa

Jika Liga Champions memiliki Ancelotti, maka Liga Europa punya Unai Emery.

Pelatih asal Spanyol itu menjadikan kompetisi kasta kedua Eropa sebagai wilayah kekuasaannya. 

Emery memenangkan tiga trofi beruntun bersama Sevilla FC pada 2014, 2015, dan 2016.

Pelatih 54 tahun itu kemudian kembali mengangkat trofi bersama Villarreal CF pada 2021 sebelum membawa Aston Villa FC juara pada 2026.

Prestasi itu membuat banyak fans Eropa mulai bercanda menyebut Liga Europa sebagai “Emery League”.

Dua Pelatih, Dua Warisan Besar

Ancelotti dan Emery mungkin mendominasi kompetisi berbeda, tetapi keduanya memiliki kesamaan besar: kemampuan bertahan di level elite saat banyak pelatih lain tenggelam oleh tekanan.

Mereka bukan sekadar pengatur taktik. Mereka adalah simbol konsistensi, kecerdasan, dan mental juara dalam sepak bola modern Eropa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#unai emery #kompetisi UEFA #Liga Champions #carlo ancelotti