RADARTUBAN – Drama panjang Serie B Italia akhirnya mengerucut pada satu duel terakhir yang penuh tekanan dan aroma balas dendam.
AC Monza akan menghadapi US Catanzaro 1929 di final playoff promosi Serie B demi satu tiket menuju Serie A musim depan.
Jurnalis Italia Matteo Di Gangi menyebut leg pertama akan dimainkan di markas Catanzaro pada Minggu, 24 Mei. Sedangkan leg kedua digelar di kandang Monza pada Jumat, 29 Mei mendatang.
“Monza-Catanzaro akan menjadi final playoff Serie B. Leg pertama dimainkan Minggu 24 Mei di Catanzaro, leg kedua Jumat 29 Mei di Monza. Monza hanya membutuhkan dua hasil imbang untuk kembali ke Serie A,” tulis Matteo Di Gangi melalui akun X pribadinya.
Baca Juga: Venezia Siapkan Dana Besar untuk Bersaing di Serie A, Stadion Baru Ditarget Rampung Tahun 2028
Monza Punya Keuntungan Besar
Aturan playoff Serie B membuat Monza berada dalam posisi sangat menguntungkan.
Klub milik keluarga Berlusconi itu hanya membutuhkan dua hasil seri untuk memastikan tiket promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Italia.
Situasi tersebut otomatis menambah tekanan besar bagi Catanzaro yang wajib mencari kemenangan di salah satu leg.
Namun justru di sinilah letak bahaya sepak bola Italia: tekanan sering melahirkan kejutan.
Catanzaro datang bukan sekadar sebagai pelengkap final. Mereka tampil penuh determinasi sepanjang playoff dan mulai dianggap sebagai “kuda hitam” yang bisa merusak skenario promosi Monza.
Palermo Kembali Terjebak di Serie B
Di tengah euforia Monza dan Catanzaro, luka justru kembali dirasakan Palermo FC.
Klub asal Sisilia itu kembali gagal mengakhiri penantian panjang menuju Serie A. Musim depan, Palermo dipastikan kembali menjalani satu tahun lagi di Serie B.
Kegagalan ini terasa menyakitkan karena ekspektasi publik terhadap Palermo sebenarnya sangat besar.
Dukungan fanatik suporter dan sejarah klub belum cukup membawa mereka keluar dari kerasnya persaingan Serie B.
Final Sarat Tekanan dan Emosi
Final playoff Serie B selalu punya atmosfer berbeda dibanding kompetisi biasa. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang masa depan klub, uang televisi, reputasi, bahkan nasib proyek jangka panjang.
Bagi Monza, promosi berarti kebangkitan cepat setelah degradasi. Sedangkan untuk Catanzaro, ini peluang emas menulis sejarah besar yang mungkin tidak datang dua kali.
Dan di Italia, laga seperti ini hampir selalu melahirkan drama yang sulit ditebak sampai peluit terakhir berbunyi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni