RADARTUBAN – Atalanta tampaknya benar-benar siap membuka lembaran baru setelah era Raffaele Palladino.
Klub Serie A asal Bergamo itu kini dilaporkan berada di tahap akhir negosiasi untuk mendatangkan Maurizio Sarri sebagai pelatih anyar mereka musim depan.
Kabar panas tersebut diungkap jurnalis transfer Italia, Nico Schira, melalui akun X pribadinya. Schira menyebut proses kesepakatan antara kedua pihak sudah hampir selesai.
“Maurizio Sarri ke Atalanta berada di tahap akhir. Kontrak hingga 2029 dengan gaji 3,5 juta euro per tahun,” tulis Nico Schira.
Jika benar terwujud, ini akan menjadi salah satu pergerakan pelatih paling menarik di Serie A musim panas nanti.
Baca Juga: Atalanta Siapkan Kontrak Fantastis untuk Maurizio Sarri, Era Baru Nerazzurri Segera Dimulai?
Atalanta Siapkan Revolusi Baru
Selama hampir satu dekade terakhir, Atalanta dikenal sebagai simbol sepak bola menyerang Italia di bawah Gian Piero Gasperini.
Namun kini, klub berjuluk La Dea itu tampaknya ingin melanjutkan identitas agresif tersebut lewat pendekatan berbeda bersama Maurizio Sarri.
Sarri dikenal sebagai pelatih dengan filosofi permainan yang sangat khas. “Sarriball” bukan sekadar istilah, tetapi identitas taktik berbasis penguasaan bola cepat, pergerakan dinamis, dan tekanan tinggi.
Karakter itu dinilai cocok dengan DNA Atalanta yang selama ini berani bermain terbuka melawan siapa pun.
Kontrak Panjang Jadi Sinyal Keseriusan
Kontrak hingga 2029 dengan nilai 3,5 juta euro per musim menunjukkan Atalanta tidak sedang mencari solusi sementara. Mereka sedang membangun proyek jangka panjang.
Langkah ini juga memperlihatkan keberanian Atalanta untuk tetap bersaing di level atas Serie A dan Eropa, meski menghadapi tekanan finansial dari klub-klub besar Italia lainnya.
Di sisi lain, Sarri sendiri diyakini tertarik dengan proyek Bergamo karena dinilai lebih stabil dan memberi ruang besar untuk membangun tim sesuai visinya.
Baca Juga: Atalanta Bersiap Ganti Pelatih, Masa Depan Raffaele Palladino Kian Dekat dengan Perpisahans
Tekanan Besar Menanti
Meski demikian, tantangan besar sudah menunggu. Publik Atalanta telanjur terbiasa melihat tim bermain eksplosif dan konsisten menembus papan atas.
Sarri bukan hanya dituntut menang, tetapi juga harus menjaga identitas permainan menyerang yang selama ini menjadi kebanggaan klub.
Kini, semua tinggal menunggu pengumuman resmi. Tetapi satu hal mulai terasa jelas: Serie A musim depan berpotensi kembali memanas dengan hadirnya “Sarriball” di Bergamo. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni