RADARTUBAN – Masa depan Luka Modrić bersama raksasa Serie A, AC Milan mulai menemukan titik terang. Gelandang veteran Kroasia itu memberi sinyal kuat ingin tetap bertahan di San Siro setelah mengaku nyaman dengan situasi yang ia rasakan di dalam klub.
Pernyataan tersebut disampaikan Modric seperti dikutip jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
“Saya merasa baik di AC Milan. Saya suka berada di klub ini, dengan manajemen ini, pelatih ini, dan tim ini,” ujar Modric.
Ucapan sederhana itu langsung memantik optimisme besar di kalangan pendukung Rossoneri.
Sebab, di usia yang tidak lagi muda, Modric ternyata masih melihat Milan sebagai tempat yang tepat untuk melanjutkan kariernya.
Baca Juga: Luka Modric Bikin AC Milan Terkejut, Pemulihannya Jauh Lebih Cepat dari Prediksi
Milan Tak Mau Kehilangan Pengalaman Modric
Menurut laporan Fabrizio Romano, manajemen Milan kini sedang mendorong proses penyelesaian kontrak baru berdurasi satu tahun untuk sang pemain.
Rossoneri menilai pengalaman dan pengaruh Modric di ruang ganti masih sangat penting.
Terutama bagi skuad muda Milan yang sedang membangun stabilitas untuk kembali bersaing di papan atas Serie A dan Eropa.
Meski tak lagi berada di fase paling eksplosif dalam kariernya, kualitas Modric disebut masih menjadi pembeda.
Visi bermain, kontrol tempo, hingga ketenangan dalam situasi sulit tetap membuatnya menjadi sosok spesial di lapangan.
Bukan Sekadar Pemain, Tapi Simbol Mental Juara
Kehadiran Modric juga memberi efek psikologis besar bagi Milan. Pemain yang pernah menjadi ikon Real Madrid itu membawa mental juara yang selama bertahun-tahun terbentuk di level tertinggi sepak bola Eropa.
Tak sedikit fans Milan yang mulai melihat Modric bukan sekadar pemain senior biasa.
Kapten Timnas Kroasia itu dianggap sebagai figur pemimpin yang mampu menjaga identitas dan karakter tim di tengah tekanan kompetisi.
Kini, bola berada di tangan manajemen Milan. Jika negosiasi berjalan lancar, publik San Siro tampaknya masih akan melihat maestro Kroasia itu mengenakan seragam merah-hitam setidaknya untuk satu musim lagi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni