RADARTUBAN – Kesuksesan Aston Villa menjuarai Liga Europa tampaknya langsung diikuti langkah ambisius manajemen klub.
Pemilik Villa disebut siap menggelontorkan dana transfer lebih dari 100 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,2 triliun untuk mendukung proyek besar pelatih Unai Emery musim depan.
Laporan Mirror menyebutkan, Villa tengah menyiapkan pembangunan ulang skuad secara besar-besaran demi menghadapi persaingan yang jauh lebih berat, terutama setelah memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.
Situasi ini menjadi sinyal jelas bahwa Aston Villa tidak ingin sekadar numpang lewat di kompetisi elite Eropa.
Baca Juga: Luar Biasa! Carlo Ancelotti dan Unai Emery Ukir Dominasi Abadi Kompetisi Elite Eropa
Emery Mulai Bentuk Villa Versi Baru
Keberhasilan Emery mengangkat Villa menjadi juara Eropa level kedua membuat kepercayaan manajemen meningkat drastis.
Mantan pelatih Arsenal dan Villarreal CF itu kini diberi ruang lebih besar untuk membentuk skuad sesuai visinya.
Nama Harry Wilson disebut masuk dalam daftar pemain incaran Emery pada bursa transfer musim panas nanti.
Wilson dinilai cocok dengan gaya permainan cepat dan fleksibel yang selama ini dibangun Villa di bawah Emery.
Selain memiliki kreativitas, pemain asal Wales itu juga dianggap mampu menambah kedalaman skuad menghadapi jadwal padat musim depan.
Villa Tak Mau Jadi Tim Pelengkap Liga Champions
Langkah agresif Villa memperlihatkan perubahan mental besar di tubuh klub.
Setelah bertahun-tahun hanya berkutat di papan tengah Premier League, kini mereka mulai berpikir sebagai tim elite.
Liga Champions menjadi panggung baru yang menuntut kualitas skuad lebih dalam, pengalaman lebih matang, dan konsistensi yang jauh lebih tinggi.
Karena itu, dana transfer jumbo bukan lagi dianggap pengeluaran berlebihan, melainkan investasi untuk menjaga momentum kebangkitan klub.
Baca Juga: Aston Villa Juara Liga Europa, Unai Emery Tegaskan Raja Kompetisi Kedua Eropa
Tekanan Besar Menanti Emery
Meski mendapat dukungan finansial besar, tekanan terhadap Emery otomatis ikut meningkat. Ekspektasi suporter Villa kini berubah drastis setelah keberhasilan musim ini.
Publik Villa Park tidak lagi sekadar berharap tim tampil kompetitif. Mereka mulai bermimpi lebih jauh: bersaing dengan klub-klub besar Inggris dan menjadi ancaman serius di Eropa.
Dan musim panas ini kemungkinan baru menjadi awal dari revolusi besar Aston Villa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni