RADARTUBAN - Musim Serie A kali ini ditutup dengan ledakan kejutan, drama, sekaligus luka besar bagi sejumlah klub raksasa Italia.
Persaingan menuju kompetisi Eropa benar-benar mengubah peta kekuatan sepak bola Negeri Pizza.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui akun X miliknya mengonfirmasi daftar resmi wakil Italia untuk kompetisi Eropa musim depan.
“Inter di Liga Champions.”
“Napoli di Liga Champions.”
“AS Roma di Liga Champions.”
“Como di Liga Champions.”
“Juventus di Liga Europa.”
“AC Milan di Liga Europa.”
“Atalanta di Conference League.”
Kalimat singkat itu langsung memicu reaksi besar dari publik sepak bola Italia.
Baca Juga: Como dan AS Roma Lolos Liga Champions, Dua Raksasa AC Milan - Juventus Terpental ke Liga Europa
Como Jadi Kisah Paling Gila Musim Ini
Sorotan terbesar jelas mengarah kepada Como 1907. Klub yang beberapa tahun lalu masih berkutat di kasta bawah kini resmi menembus UEFA Champions League.
Di bawah sentuhan Cesc Fàbregas, Como berubah dari tim kecil menjadi simbol revolusi sepak bola Italia modern.
Klub milik Group Djarum itu tampil berani, disiplin, dan penuh keyakinan sepanjang musim.
Keberhasilan itu terasa emosional karena Como bukan dibangun lewat belanja gila-gilaan, melainkan melalui proyek yang rapi dan identitas permainan yang jelas.
Milan dan Juventus Alami Musim Memalukan
Di sisi lain, musim ini menjadi mimpi buruk bagi AC Milan dan Juventus.
Dua klub dengan sejarah besar Eropa itu gagal mengamankan tiket Liga Champions dan harus puas turun ke Liga Europa.
Untuk Milan, kegagalan ini memperpanjang krisis inkonsistensi yang terus menghantui mereka sepanjang musim.
Juventus juga belum benar-benar keluar dari masa transisi. Pergantian proyek dan performa yang naik-turun membuat mereka kehilangan stabilitas di momen krusial.
Atalanta Terlempar ke Conference League
Sementara itu, Atalanta harus menerima kenyataan pahit tampil di UEFA Conference League.
Hasil ini terasa mengecewakan mengingat Atalanta dalam beberapa musim terakhir identik dengan kekuatan agresif Serie A.
Serie A Memasuki Era Baru
Hasil akhir musim ini menjadi sinyal bahwa dominasi lama mulai runtuh. Kini Serie A tidak lagi sepenuhnya dikuasai nama-nama tradisional.
Klub dengan proyek matang, keberanian, dan identitas kuat mulai mengambil panggung.
Dan musim ini, tak ada cerita yang lebih keras mengguncang Italia selain kebangkitan Como menuju Liga Champions. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni