RADARTUBAN – Atalanta tampaknya tidak ingin membuang waktu terlalu lama dalam membangun proyek baru mereka. Klub Serie A asal Bergamo itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Maurizio Sarri untuk menjadi pelatih anyar menggantikan Raffaele Palladino.
Kabar tersebut diungkap jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
“Maurizio Sarri akan menandatangani kontrak sebagai pelatih baru Atalanta karena kesepakatan kontrak sudah tercapai,” tulis Fabrizio Romano.
Kehadiran Sarri langsung membuat atmosfer Serie A berubah panas. Sebab, Atalanta selama ini dikenal sebagai klub dengan identitas permainan menyerang yang kuat. Dan Sarri datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih paling idealis di Italia.
Baca Juga: Atalanta Bergerak Cepat Cari Pengganti Palladino, Maurizio Sarri Makin Dekat Arsiteki La Dea
Sarri dan Filosofi Sepak Bola yang Tak Pernah Mati
Maurizio Sarri bukan tipe pelatih yang sekadar mengejar hasil. Dia selalu membawa filosofi permainan yang jelas: penguasaan bola cepat, umpan pendek agresif, dan ritme menyerang yang nyaris obsesif.
Gaya bermain “Sarriball” pernah membuat Napoli menjadi salah satu tim paling indah ditonton di Eropa.
Meski kariernya sempat naik turun bersama Juventus dan Lazio, reputasinya sebagai pelatih dengan identitas kuat tidak pernah hilang.
Dan kini Atalanta seperti menemukan pasangan yang cocok.
Sebab klub Bergamo itu juga selama bertahun-tahun tumbuh dengan keberanian bermain terbuka dan menyerang siapa pun tanpa rasa takut.
Pergantian yang Sarat Risiko
Namun keputusan mengganti Raffaele Palladino juga bukan langkah tanpa risiko.
Palladino dianggap berhasil menjaga semangat kompetitif Atalanta di tengah tekanan besar Serie A.
Karena itu, kedatangan Sarri otomatis membawa ekspektasi jauh lebih tinggi.
Publik kini tidak hanya menunggu kemenangan, tetapi juga revolusi permainan.
Apalagi Atalanta mulai dipandang sebagai klub yang mampu menembus level elite Italia secara konsisten.
Serie A Kembali Punya “Profesor Gila”
Kembalinya Sarri juga membuat Serie A semakin menarik musim depan. Di tengah tren pelatih muda modern, figur Sarri tetap terasa unik — keras kepala, idealis, tetapi jenius dalam membangun pola permainan.
Dan jika filosofi Sarri benar-benar menyatu dengan DNA menyerang Atalanta, Bergamo bisa berubah menjadi salah satu panggung sepak bola paling berbahaya di Italia musim depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni