RADARTUBAN - AS Roma mulai bergerak agresif di bursa transfer musim panas. Kali ini, nama Gianluca Scamacca muncul sebagai target utama untuk memperkuat lini depan Giallorossi musim depan.
Kabar tersebut diungkap jurnalis transfer Italia Nico Schira melalui akun X miliknya.
Dalam laporan itu, Roma disebut semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Atalanta untuk memulangkan striker bertubuh jangkung tersebut ke ibu kota Italia.
“Gianluca Scamacca semakin dekat ke AS Roma dari Atalanta. Pembicaraan sedang berlangsung antara kedua klub. Untuk sang striker sudah disiapkan kontrak hingga 2031,” tulis Nico Schira.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, maka Roma bukan sekadar mendapatkan striker baru. Mereka sedang mencoba membangun identitas baru di lini serang.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak Henrikh Mkhitaryan Hingga 2027
Pulang ke Kota yang Membesarkan
Bagi Scamacca, Roma bukan tempat asing. Penyerang Timnas Italia itu pernah tumbuh di akademi klub ibu kota sebelum kariernya berkelana ke berbagai tim Serie A hingga akhirnya bersinar bersama Sassuolo dan Atalanta.
Karena itu, kepulangan ini punya nilai emosional yang jauh lebih besar dibanding transfer biasa.
Roma tampaknya melihat Scamacca sebagai sosok ideal untuk proyek jangka panjang.
Kontrak hingga 2031 menjadi sinyal bahwa klub tidak hanya mencari solusi instan, tetapi fondasi baru di lini depan.
Atalanta Mulai Berhitung
Di sisi lain, Atalanta menghadapi situasi yang tidak sederhana. Scamacca sebenarnya masih menjadi salah satu striker dengan profil paling komplet di Serie A.
Fisik kuat, finishing tajam, dan kemampuan bermain sebagai target man membuatnya tetap punya nilai tinggi.
Namun cedera dan inkonsistensi performa sempat membuat kontribusinya naik turun musim lalu.
Di titik ini, Atalanta tampaknya mulai membuka ruang negosiasi jika tawaran Roma dianggap menguntungkan.
Roma Butuh Striker Berkarakter
Musim lalu Roma terlalu sering kehilangan daya gedor saat menghadapi laga besar.
Kehadiran Scamacca bisa memberi dimensi berbeda: lebih direct, lebih kuat dalam duel udara, dan lebih cocok untuk permainan cepat khas Serie A.
Tetapi tekanan di Olimpico selalu berbeda. Di Roma, striker bukan hanya dituntut mencetak gol.
Mereka juga harus tahan menghadapi ekspektasi besar kota yang hidupnya nyaris menyatu dengan sepak bola.
Dan Scamacca kini sedang menuju pusat tekanan itu. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni