RADARTUBAN – Aroma perubahan besar kembali berembus dari San Siro. Di tengah upaya membangun kembali daya saing klub, nama Arne Slot tiba-tiba muncul sebagai kandidat kuat pelatih baru AC Milan.
Laporan harian Italia Corriere menyebut Slot menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan setelah berakhirnya masa kerjanya bersama Liverpool.
Menariknya, kedatangan pelatih asal Belanda itu disebut berpotensi dibarengi masuknya Ramon Planes sebagai direktur olahraga baru.
Skenario tersebut diyakini menjadi pilihan yang paling disukai oleh Zlatan Ibrahimovic dibandingkan opsi lain yang melibatkan Ralf Rangnick.
Baca Juga: Arne Slot Sindir Fans Liverpool Usai Musim Buruk The Reds
Ibrahimovic Ingin Struktur yang Lebih Terukur
Di balik rumor ini tersimpan pertarungan ide mengenai arah masa depan Milan.
Rangnick selama ini dikenal sebagai sosok yang kerap meminta kewenangan luas dalam mengendalikan proyek olahraga klub.
Namun menurut laporan tersebut, Ibrahimovic lebih condong pada model kerja yang menghadirkan keseimbangan antara pelatih dan manajemen.
Kombinasi Slot dan Planes dianggap mampu menciptakan struktur yang lebih terorganisasi.
Slot fokus membangun identitas permainan di lapangan, sementara Planes bertanggung jawab terhadap strategi perekrutan pemain dan pembangunan skuad jangka panjang.
Slot Dinilai Cocok dengan DNA Milan
Nama Slot bukan tanpa alasan masuk dalam pembahasan internal Milan. Dalam beberapa tahun terakhir, pelatih Belanda itu dikenal sebagai sosok yang berani memainkan sepak bola menyerang, agresif, dan modern.
Karakter tersebut dinilai sejalan dengan identitas historis Milan yang selalu identik dengan permainan atraktif serta keberanian memberi ruang kepada pemain muda berkembang.
Bagi Rossoneri, keputusan memilih pelatih berikutnya bukan sekadar mencari pengganti. Ini adalah langkah menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan.
Awal Era Baru di San Siro?
Hingga kini belum ada keputusan resmi dari Milan. Namun munculnya nama Slot dan Planes menunjukkan bahwa klub sedang mempertimbangkan perubahan yang lebih luas daripada sekadar pergantian pelatih.
Jika rencana itu benar-benar terwujud, Milan tidak hanya mendapatkan wajah baru di bangku cadangan.
Mereka juga berpotensi memulai babak baru dengan struktur sepak bola yang lebih modern, sebuah langkah yang bisa menentukan apakah Rossoneri mampu kembali menjadi kekuatan dominan di Italia dan Eropa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni