Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Daftar Juara Liga Champions Berubah, PSG Kini Sejajar Juventus dan Chelsea

Tulus Widodo • Senin, 1 Juni 2026 | 15:02 WIB
PSG mempertahankan gelar Liga Champions. (instagram.com/psg)
PSG mempertahankan gelar Liga Champions. (instagram.com/psg)

RADARTUBAN – Malam di Budapest menjadi saksi lahirnya sejarah baru sepak bola Eropa. Paris Saint-Germain akhirnya menegaskan statusnya sebagai kekuatan elite Benua Biru setelah mempertahankan gelar Liga Champions UEFA 2025/26 dengan mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Gelar tersebut bukan sekadar menambah koleksi trofi. Kemenangan itu mengubah peta sejarah Liga Champions dan menempatkan PSG dalam kelompok klub-klub elite yang memiliki lebih dari satu mahkota Eropa.

Berdasarkan data UEFA Champions League yang dirangkum World Visualized, PSG kini mengoleksi dua gelar Liga Champions, menyamai catatan klub-klub besar seperti Juventus, Chelsea, FC Porto dan Nottingham Forest.

Baca Juga: Final Liga Champions 2026 : PSG vs Arsenal, Duel Sempurna Mesin Gol Lawan Tembok Baja

PSG Akhiri Penantian, Lanjutkan Dinasti Baru

Keberhasilan mempertahankan trofi menjadi pencapaian yang sangat istimewa bagi klub asal Prancis tersebut. 

PSG disebut sebagai klub Prancis pertama yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun.

Prestasi itu juga mengakhiri dominasi panjang yang sebelumnya hanya mampu dilakukan oleh Real Madrid saat menjuarai Liga Champions tiga musim berturut-turut pada 2016 hingga 2018.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSG kerap mendapat kritik karena dianggap gagal menerjemahkan kekuatan finansial menjadi kejayaan Eropa. Kini, kritik itu perlahan berubah menjadi pengakuan.

Real Madrid Masih Raja Eropa

Meski PSG mencuri sorotan, takhta sejarah Liga Champions masih kokoh dikuasai Real Madrid.

Los Blancos tetap menjadi penguasa mutlak kompetisi dengan 15 gelar. Jumlah tersebut bahkan lebih dari dua kali lipat koleksi AC Milan yang berada di posisi kedua dengan tujuh trofi.

Di bawahnya terdapat Liverpool dan Bayern Munich yang sama-sama mengoleksi enam gelar, sementara FC Barcelona memiliki lima trofi.

Luka Lama Arsenal Kembali Terbuka

Di sisi lain, final ini menghadirkan kisah pahit bagi Arsenal.

Datang ke final dengan status juara Premier League, The Gunners berharap menutup musim dengan trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub. Namun mimpi itu kembali tertunda.

Kekalahan di Budapest memperpanjang penantian Arsenal terhadap mahkota Eropa yang selama puluhan tahun selalu terasa begitu dekat, tetapi belum pernah benar-benar berhasil mereka genggam.

Dan saat PSG merayakan lahirnya era baru, Arsenal kembali pulang membawa satu pertanyaan yang belum terjawab: kapan trofi Liga Champions akhirnya singgah di Emirates Stadium? (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#jucentus #Liga Champions #chelsea #PSG #arsenal