RADARTUBAN – Peta persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 mulai terlihat bahkan sebelum bola pertama ditendang.
Daftar stadion kandang 20 peserta kompetisi kasta kedua Indonesia resmi beredar dan menghadirkan banyak cerita menarik.
Dari stadion berkapasitas besar hingga arena yang masih menunggu renovasi, faktor homebase diprediksi menjadi salah satu penentu perjalanan klub memburu tiket promosi ke Liga 1.
Data yang beredar menunjukkan setiap klub telah menyiapkan markasnya masing-masing untuk menyambut musim baru.
Namun, tidak semua tim berada dalam kondisi ideal. Beberapa klub masih harus menunggu penyelesaian renovasi stadion sebelum bisa tampil penuh di hadapan pendukungnya sendiri.
Baca Juga: BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai Pegadaian di BRImo, Ada Cashback 10 Persen
Persiba Balikpapan dan Persipura Punya Kandang Paling Mentereng
Jika melihat kapasitas stadion, Persiba Balikpapan menjadi pemilik kandang terbesar melalui Stadion Batakan yang mampu menampung sekitar 42 ribu penonton.
Di bawahnya ada Persipura Papua dengan Stadion Lukas Enembe berkapasitas lebih dari 40 ribu kursi.
Sementara FC Bekasi City juga memiliki keuntungan tersendiri dengan Stadion Patriot Candrabhaga yang mampu menampung sekitar 30 ribu penonton.
Besarnya kapasitas stadion tidak hanya berdampak pada atmosfer pertandingan.
Dukungan suporter yang masif juga berpotensi menjadi tekanan psikologis bagi tim tamu sepanjang musim.
Persiku Kudus dan Semen Padang Menunggu Hasil Renovasi
Di sisi lain, sejumlah klub masih menghadapi tantangan infrastruktur. Stadion Wergu Wetan yang menjadi kandang Persiku Kudus serta Stadion H. Agus Salim milik Semen Padang sedang menjalani renovasi.
Akibatnya, kepastian homebase kedua tim masih menunggu perkembangan pekerjaan konstruksi.
Situasi ini dapat memengaruhi persiapan tim, terutama terkait adaptasi pemain dan kenyamanan pendukung saat kompetisi bergulir.
Stadion Bukan Sekadar Tempat Bermain
Dalam kompetisi yang panjang dan ketat seperti Pegadaian Championship, stadion bukan sekadar arena pertandingan. Homebase merupakan identitas klub sekaligus sumber energi bagi para pemain.
Persis Solo akan tetap bermarkas di Stadion Manahan, PSMS Medan di Stadion Teladan, PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
Sedangkan Deltas FC menggunakan Gelora Delta Sidoarjo yang dikenal memiliki atmosfer kuat.
Musim 2026/2027 diperkirakan menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.
Ketika kualitas skuad mulai merata, kekuatan kandang bisa menjadi pembeda.
Di sinilah stadion berubah dari sekadar bangunan beton menjadi benteng pertahanan sekaligus senjata utama dalam perburuan tiket menuju Liga 1. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni