Bihan Mokodompit
RADARTUBAN - Bruno Moreira Resmi Berpisah Dengan Persebaya setelah menjalani perjalanan panjang bersama klub kebanggaan Kota Surabaya selama empat musim.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Bruno Moreira melalui pesan emosional yang diunggah di media sosial pribadinya.
Pemain asal Brasil itu menjadi salah satu sosok penting dalam skuad Persebaya dalam beberapa musim terakhir.
Bruno Moreira juga dikenal sebagai Kapten Persebaya yang memiliki pengaruh besar di ruang ganti tim.
Selama membela Persebaya, Bruno Moreira tampil konsisten dan menjadi idola bagi Bonek dan Bonita.
Baca Juga: Kisah Haru Bonek Tunanetra di Stadion Gelora Bung Tomo, Dukung Persebaya Surabaya Tanpa Batas
Manajemen Persebaya sebenarnya dikabarkan telah berusaha mempertahankan sang pemain.
Bahkan, tawaran kenaikan kontrak dan gaji disebut sudah diberikan kepada Bruno Moreira.
Namun, pemain berusia 26 tahun tersebut tetap memilih mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya.
Rumor yang berkembang menyebut Bruno Moreira ingin bergabung dengan klub yang akan tampil di kompetisi ACL Elite musim depan.
Pesan Perpisahan Bruno Moreira Untuk Persebaya
Dalam unggahannya, Bruno Moreira menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub dan masyarakat Surabaya.
“Persebaya, empat tahun. Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para suporter ini.”
“Jika saya bisa mengubah sesuatu dari perjalanan ini, apakah saya akan melakukannya? Tentu tidak sama sekali.”
“Dari kegagalan hingga kemenangan saya, sama sekali tidak ada yang ingin saya ubah.”
“Semua terjadi sebagaimana mestinya.”
“Dalam setiap kesalahan dan setiap keberhasilan, setiap kemenangan dan setiap kekalahan, saya selalu memikirkan satu hal: bagaimana saya bisa menjadi lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi setiap harinya.”
“Saya selalu haus untuk belajar sesuatu yang baru dari setiap pertandingan, setiap sesi latihan, setiap hari, setiap detik, agar saya bisa memberikan versi terbaik dari diri saya untuk klub ini, untuk para suporter, dan untuk rekan setim saya.”
Bruno Moreira juga mengungkapkan kebanggaannya bisa dipercaya menjadi Kapten Persebaya selama membela Bajul Ijo.
“Memiliki kehormatan menjadi seorang pemimpin di klub yang penuh sejarah dan prestasi, bersama kelompok pemain yang luar biasa, mengajarkan saya satu pelajaran penting: tidak ada yang lebih besar dari siapa pun.”
“Kita semua setara, disatukan oleh mimpi dan tujuan yang sama.”
Bruno Moreira Ucapkan Terima Kasih Kepada Bonek dan Bonita
Ucapan terima kasih juga disampaikan Bruno Moreira kepada seluruh staf dan pendukung Persebaya.
“Terima kasih kepada setiap anggota staf, mulai dari mereka yang bekerja di balik layar hingga pimpinan klub.”
“Masing-masing dari kalian memiliki peran penting, selalu menjalankan pekerjaan dengan dedikasi, semangat, dan kebahagiaan.”
“Terima kasih Bonek dan Bonita atas setiap dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen yang tak terlupakan.”
“Saya akan membawa kalian bersama saya selamanya.”
“Terima kasih Persebaya.”
“Terima kasih Surabaya, Indonesia.”
“Terima kasih Tuhan, karena telah membimbing saya dalam setiap langkah perjalanan ini.”
*Statistik Bruno Moreira Bersama Persebaya*
Bruno Moreira pertama kali bergabung dengan Persebaya pada musim 2021-2022.
Pemain yang berposisi sebagai winger itu kemudian kembali memperkuat Persebaya pada periode 2023 hingga 2026.
Sepanjang kariernya bersama Persebaya, Bruno Moreira mencatatkan 119 penampilan resmi.
Dari jumlah tersebut, Bruno Moreira berhasil mencetak 39 gol dan menyumbang 18 assist.
Catatan tersebut membuat Bruno Moreira menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam sejarah modern Persebaya.
Performa apiknya juga membuat Bruno Moreira beberapa kali mendapat pujian dari para pendukung Persebaya.
Kepergian Kapten Persebaya itu tentu menjadi kehilangan besar bagi Bajul Ijo menjelang musim baru.
Meski begitu, keputusan Bruno Moreira untuk mencari tantangan baru di ACL Elite tetap mendapat penghormatan dari banyak pihak.
Bruno Moreira menutup pesan perpisahannya dengan satu kata khas yang sangat identik dengan Persebaya, “WANI!”. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni