RADARTUBAN – Como menunjukkan pesan tegas kepada klub-klub peminat Martin Baturina. Klub Serie A milik Grup Djarum itu tidak berniat melepas bintang mudanya dengan harga murah, bahkan setelah gelombang minat datang dari klub-klub elite Eropa.
Laporan yang dikutip dari jurnalis transfer Italia, Gianluca Di Marzio, mengabarkan bahwa Como hanya akan mempertimbangkan tawaran di atas 80 juta euro atau sekitar Rp 1,5 triliun untuk Martin Baturina.
"Como hanya bersedia mempertimbangkan tawaran luar biasa di atas 80 juta euro untuk Martin Baturina, di tengah ketertarikan Bayern Munich dan dua klub Premier League." tulis Di Marzio
Nilai tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Como tidak sedang mencari pembeli. Sebaliknya, mereka ingin mempertahankan salah satu aset terpentingnya menjelang musim bersejarah di Liga Champions.
Baca Juga: Como 1907 Tembus Liga Champions, Kisah Ajaib dari Serie D ke Eropa
Baturina Jadi Simbol Ambisi Baru Como
Keberhasilan Como lolos ke Liga Champions mengubah banyak hal. Klub yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat di bawah kepemilikan Grup Djarum kini tidak lagi dipandang sebagai tim pelengkap kompetisi Eropa.
Di bawah arahan Cesc Fàbregas, Como sedang membangun proyek yang berorientasi pada daya saing jangka panjang. Dalam konteks itu, Martin Baturina menjadi salah satu fondasi utama.
Gelandang kreatif asal Kroasia tersebut dianggap memiliki kualitas untuk menjadi wajah baru Como di panggung Eropa.
Bayern Munich Mengintai
Ketertarikan dari Bayern Munich menunjukkan bahwa kualitas Baturina sudah mendapat pengakuan di level tertinggi.
Selain raksasa Bundesliga itu, dua klub Premier League juga disebut ikut memantau situasi sang pemain.
Namun respons Como sangat jelas. Harga 80 juta euro bukan sekadar angka, melainkan pernyataan bahwa mereka tidak ingin kehilangan pemain kunci sebelum menjalani musim Liga Champions.
Bukan Lagi Klub yang Harus Menjual
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak klub berkembang terpaksa melepas pemain terbaik ketika tawaran besar datang. Namun Como tampaknya ingin keluar dari pola tersebut.
Secara kritis, banderol fantastis itu menunjukkan perubahan status klub. Mereka kini memiliki kekuatan finansial dan ambisi olahraga yang memungkinkan untuk mempertahankan pemain bintang.
Jika tidak ada tawaran yang benar-benar luar biasa, Martin Baturina kemungkinan besar tetap menjadi pusat proyek besar Como musim depan.
Dan bagi para pesaing di Eropa, itu adalah peringatan bahwa Como tidak lagi hadir sebagai kejutan sesaat, melainkan kekuatan baru yang serius membangun masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni