RADARTUBAN - Debut Ahmad Mujtaba Ilham Akbar bersama tim utama Persebaya Surabaya menjadi cerita menarik dari hasil panjang pembinaan pemain muda di lingkungan klub berjuluk Bajol Ijo tersebut.
Momen itu hadir saat Persebaya menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 23 Mei lalu.
Pemain muda berusia 19 tahun tersebut masuk pada menit ke-90 menggantikan Jefferson Silva.
Meski hanya bermain selama enam menit, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar mampu memperlihatkan keberanian dan ketenangan di lapangan.
Baca Juga: Kisah Haru Bonek Tunanetra di Stadion Gelora Bung Tomo, Dukung Persebaya Surabaya Tanpa Batas
Ia bahkan langsung mencatatkan dua tekel penting dalam waktu singkat.
Statistik tersebut memang terlihat sederhana.
Namun bagi seorang pemain muda yang baru menjalani debut di kompetisi tertinggi Indonesia, catatan itu menjadi gambaran kesiapan mental dan kualitas permainan yang dimiliki.
Perjalanan Panjang dari Kompetisi Internal
Debut Ahmad Mujtaba Ilham Akbar bukan terjadi secara instan.
Pemain yang akrab disapa Ilham itu merupakan jebolan kompetisi internal Persebaya bersama PSAL Surabaya.
Perjalanannya kemudian berlanjut ke Persebaya Future Lab sebelum akhirnya menembus Persebaya U-20.
Musim ini, Ilham menjadi bagian penting dari skuad Persebaya U-20 di ajang Elite Pro Academy Super League 2025/2026.
Sistem pembinaan yang diterapkan Persebaya membuka peluang besar bagi pemain muda untuk berkembang secara bertahap.
Melalui mekanisme promosi dan degradasi, setiap pemain dituntut tampil konsisten agar mendapat kesempatan naik ke level berikutnya.
Ilham menjadi salah satu pemain yang berhasil menjawab tantangan tersebut.
Bersama Persebaya U-20, pemain yang berposisi sebagai full back kanan itu mencatatkan 17 penampilan sepanjang musim.
Ia juga menyumbangkan dua gol untuk timnya.
Selain itu, Ilham membukukan 54 tekel, 59 intersep, dan 19 sapuan.
Catatan tersebut memperlihatkan kontribusi besarnya di lini pertahanan Persebaya U-20.
Keberhasilan Ilham menembus tim utama sekaligus mempertegas kualitas pembinaan yang dijalankan Persebaya Future Lab.
Tidak Ingin Hanya Menikmati Atmosfer
Kesempatan debut menjadi pengalaman berharga bagi Ilham.
Namun pemain muda tersebut menegaskan dirinya tidak ingin sekadar merasakan atmosfer pertandingan.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan debut bersama tim utama. Ini momen yang sudah saya tunggu sejak lama. Saya tahu perjalanan belum selesai, justru ini baru awal,” ujar Ilham.
“Saya ingin terus belajar dari pemain senior, bekerja lebih keras lagi, dan membuktikan kalau pemain dari Future Lab juga bisa bersaing di level tertinggi," sambungnya.
Debut Ahmad Mujtaba Ilham Akbar juga memperlihatkan mentalitas pemain muda yang siap bersaing.
Saat mendapat kesempatan tampil, Ilham memilih fokus menjalankan instruksi pelatih dan memberikan kemampuan terbaiknya.
"Saat masuk ke lapangan, saya hanya berpikir menjalankan instruksi pelatih dan bermain semaksimal mungkin. Saya tidak ingin hanya masuk dan merasakan atmosfer, saya ingin menunjukkan kalau saya siap ketika dibutuhkan," tambahnya.
Banyak Belajar dari Bernardo Tavares
Keberadaan Bernardo Tavares di tim utama Persebaya turut memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan Ilham.
Pelatih asal Portugal tersebut dikenal disiplin dan memiliki perhatian terhadap detail kecil dalam latihan.
Menurut Ilham, Bernardo Tavares banyak memberikan pelajaran penting terkait mental dan profesionalisme sebagai pemain sepak bola.
"Coach Bernardo banyak memberikan pelajaran untuk saya. Beliau selalu menuntut pemain bekerja keras dan disiplin dalam setiap sesi latihan. Saya merasa banyak belajar, terutama soal mental, fokus, dan bagaimana harus bersikap sebagai pemain profesional," tuturnya.
Pengalaman berlatih bersama Bernardo Tavares membuat Ilham semakin memahami tuntutan sepak bola profesional.
Hal itu menjadi modal penting bagi pemain muda untuk terus berkembang di level tertinggi.
Ingin Mendapat Kesempatan Lebih Banyak
Debut Ahmad Mujtaba Ilham Akbar menjadi awal perjalanan baru bersama tim utama Persebaya.
Meski begitu, Ilham menyadari persaingan di skuad utama tidak akan mudah.
Ia berharap bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak pada musim depan.
Pemain jebolan Persebaya Future Lab itu juga ingin terus meningkatkan kualitas permainan agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
"Saya berharap musim depan bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain dan terus berkembang. Saya ingin terus meningkatkan kemampuan, membantu tim meraih hasil terbaik, dan membuktikan bahwa saya layak berada di tim utama," ucap Ilham.
Kehadiran Ilham menjadi bukti bahwa jalur pembinaan Persebaya U-20 dan Persebaya Future Lab masih berjalan efektif.
Proses panjang yang dimulai dari kompetisi internal kini mampu melahirkan pemain muda potensial untuk tim utama.
Debut Ahmad Mujtaba Ilham Akbar pun menjadi simbol harapan baru bagi regenerasi pemain Persebaya Surabaya di masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni