Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tragis! Wasit Somalia Omar Artan Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Ditolak AS

Tulus Widodo • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:14 WIB
Wasit Somalia Omar Artan batal bertugas di World Cup 2026. (instagram.com/omar_artan)
Wasit Somalia Omar Artan batal bertugas di World Cup 2026. (instagram.com/omar_artan)

RADARTUBAN – Sepak bola dunia kembali dihadapkan pada kontroversi menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Kali ini bukan soal pemain, pelatih, atau jadwal pertandingan, melainkan kisah pahit seorang wasit yang nyaris mencetak sejarah.

Omar Abdulkadir Artan, wasit asal Somalia yang terpilih untuk bertugas di Piala Dunia 2026, dipastikan batal tampil setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat. 

Padahal, menurut berbagai laporan media internasional yang dilansir dari guardian, Artan telah mengantongi visa perjalanan yang sah. 

Keputusan tersebut sekaligus menghapus peluang Artan menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia.

Baca Juga: FIFA Gandeng Netflix, Game Piala Dunia 2026 Bisa Dimainkan Gratis

Ditolak di Bandara Miami

Artan tiba di Bandara Internasional Miami dari Istanbul pada akhir pekan lalu. Namun setelah menjalani pemeriksaan tambahan oleh petugas imigrasi, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk memasuki wilayah Amerika Serikat karena alasan yang disebut sebagai “kekhawatiran dalam proses verifikasi” atau vetting concerns. Otoritas AS tidak menjelaskan lebih rinci alasan spesifik penolakan tersebut. 

Saat ini Artan dilaporkan kembali berada di Istanbul setelah dipulangkan dari Amerika Serikat. 

FIFA Angkat Tangan

FIFA mengonfirmasi bahwa Artan tidak akan mengikuti pelatihan maupun memimpin pertandingan selama turnamen berlangsung.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk pemberian visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Tuan Artan tidak akan berubah untuk saat ini.” tegas FIFA dalam pernyataannya.

Pernyataan itu memperjelas bahwa federasi sepak bola dunia tidak memiliki kewenangan dalam urusan masuk-keluar wilayah negara tuan rumah.

Luka Bagi Sepak Bola Afrika

Kasus ini terasa semakin menyakitkan karena Artan bukan sosok sembarangan. Pria 34 tahun tersebut dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik Afrika 2025 dan dianggap sebagai salah satu perangkat pertandingan terbaik yang dimiliki benua Afrika saat ini. 

Di tengah semangat inklusivitas yang selalu dikampanyekan FIFA, kegagalan seorang wasit berprestasi tampil di panggung terbesar dunia akibat persoalan imigrasi menjadi ironi tersendiri. 

Piala Dunia seharusnya menjadi perayaan global tanpa batas, namun kisah Omar Artan justru menunjukkan bahwa politik dan kebijakan perbatasan masih mampu menghentikan mimpi bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#omar abdulkadir artan #piala dunia #wasit #FIFA #somalia