Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Baru Semusim, Al Hilal Mulai Pertimbangkan Pecat Simone Inzaghi Meski Bergaji Fantastis

Tulus Widodo • Rabu, 10 Juni 2026 | 13:24 WIB
Al Hilal Mulai Pertimbangkan Pecat Simone Inzaghi
Al Hilal Mulai Pertimbangkan Pecat Simone Inzaghi

RADARTUBAN – Sepak bola modern kembali menunjukkan satu kenyataan yang tak pernah berubah: kontrak mahal bukan jaminan keamanan. 

Simone Inzaghi kini dikabarkan menghadapi masa depan yang tidak pasti di Al Hilal, meski masih terikat kontrak bernilai fantastis hingga 2027.

Kabar tersebut diungkap jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, melalui akun X miliknya. 

Menurut Schira, petinggi Al Hilal mulai mengevaluasi posisi Inzaghi setelah menilai performa tim sepanjang musim lalu belum memenuhi ekspektasi.

"Masa depan Simone Inzaghi di Al Hilal diragukan meski masih memiliki kontrak hingga 2027 (26 juta euro per tahun). Dewan direksi Al Hilal tidak puas dengan performa Inzaghi selama musim lalu dan sedang mengevaluasi kemungkinan untuk mengganti pelatih." tulis Schira.

Baca Juga: Simone Inzaghi Dikabarkan Tinggalkan Al Hilal, Masa Depannya Kembali Jadi Sorotan

Kontrak Fantastis, Tekanan Lebih Besar

Ketika Al Hilal merekrut Inzaghi, ekspektasi yang dibawa juga luar biasa besar. Mantan pelatih Inter Milan itu datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih elite Eropa setelah sukses membawa Inter bersaing di level tertinggi.

Tak tanggung-tanggung, Al Hilal mengikatnya dengan kontrak senilai 26 juta euro per musim atau setara hampir Rp 490 miliar per tahun. 

Angka tersebut menjadikannya salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia.

Namun di sepak bola Timur Tengah yang kini dipenuhi investasi besar dan ambisi global, hasil di lapangan tetap menjadi ukuran utama.

Ambisi Al Hilal Tak Sekadar Menang

Dalam beberapa tahun terakhir, Al Hilal telah bertransformasi menjadi salah satu kekuatan paling ambisius di Asia. 

Klub asal Arab Saudi itu mendatangkan banyak nama besar dengan tujuan membangun dominasi domestik sekaligus meningkatkan reputasi di panggung internasional.

Karena itu, pencapaian yang dianggap kurang memuaskan langsung memunculkan evaluasi dari manajemen.

Situasi ini menunjukkan bahwa proyek sepak bola Saudi kini mulai bergerak layaknya klub-klub elite Eropa. 

Nama besar dan nilai kontrak tidak lagi menjadi perlindungan ketika target klub gagal tercapai.

Baca Juga: Striker Veteran Barcelona Robert Lewandowski Belum Sepakat dengan Al Hilal, Masa Depannya Masih Abu-Abu

Menunggu Keputusan Krusial

Hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai nasib Inzaghi. Namun sinyal ketidakpuasan dari jajaran direksi menjadi alarm serius bagi pelatih asal Italia tersebut.

Jika evaluasi berujung pada pergantian pelatih, maka itu akan menjadi salah satu kejutan terbesar dalam bursa pelatih musim panas ini. 

Di tengah kontrak supermahal dan proyek ambisius Al Hilal, masa depan Simone Inzaghi kini justru berada di persimpangan jalan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Mantan pelatih Inter Milan #Simone Inzaghi #al hilal #Inter Milan