Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jose Mourinho Resmi Kembali Nahkodai Real Madrid, Florentino Perez Siapkan Era Baru di Santiago Bernabeu

Bihan Mokodompit • Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:30 WIB
Manajer baru Real Madrid, Jose Mourinho. (Real Madrid)
Manajer baru Real Madrid, Jose Mourinho. (Real Madrid)

RADARTUBAN - Jose Mourinho di Real Madrid akhirnya menjadi kenyataan setelah klub raksasa Spanyol itu resmi mengumumkan kembalinya pelatih asal Portugal tersebut untuk memimpin tim dalam tiga musim ke depan.

Keputusan ini menjadi salah satu langkah paling mengejutkan yang diambil Real Madrid menjelang musim baru.

Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu dengan membawa ekspektasi tinggi dari manajemen dan para pendukung klub.

Kehadirannya sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Álvaro Arbeloa yang gagal mempersembahkan gelar bagi Los Blancos pada musim 2025-2026.

Baca Juga: Jose Mourinho Tutup Musim Tak Terkalahkan Bersama Benfica, Rumor Balik ke Real Madrid Makin Santer

Real Madrid Kembali Percaya kepada Mourinho

Manajemen Real Madrid memilih sosok yang pernah mencatatkan sejarah penting bersama klub pada periode pertamanya.

Pelatih berusia 63 tahun itu dikabarkan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.

Langkah tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan Florentino Perez kepada Mourinho.

Presiden klub menilai Mourinho masih memiliki kemampuan untuk mengembalikan mental juara di ruang ganti.

Pada periode pertamanya, Jose Mourinho di Real Madrid berhasil membawa tim meraih gelar La Liga musim 2011-2012.

Kala itu, Madrid mencatatkan rekor 100 poin dalam satu musim.

Los Blancos juga sukses mencetak 121 gol sepanjang kompetisi.

Catatan tersebut masih dikenang sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah klub.

Akhir Masa Jabatan Álvaro Arbeloa

Sebelum kedatangan Mourinho, posisi pelatih kepala dipegang oleh Álvaro Arbeloa.

Baca Juga: Real Madrid Siapkan Kepulangan Jose Mourinho, Era The Special One Jilid Dua Dimulai

Mantan bek timnas Spanyol itu dipercaya menangani tim setelah kepergian Xabi Alonso pada Januari lalu.

Namun perjalanan Álvaro Arbeloa bersama tim utama tidak berjalan sesuai harapan.

Real Madrid gagal meraih satu pun trofi sepanjang musim.

Situasi itu membuat masa depan Álvaro Arbeloa mulai dipertanyakan sejak beberapa pekan terakhir kompetisi.

Klub akhirnya mengumumkan perpisahan secara resmi pada 9 Juni.

Dalam pernyataan resminya, klub menyampaikan apresiasi kepada mantan pelatih tersebut.

"Real Madrid menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Álvaro Arbeloa. Sejak berada di akademi hingga menjalani berbagai peran di klub, ia selalu menunjukkan loyalitas, komitmen, dan profesionalisme. Ia merupakan sosok yang mencerminkan nilai-nilai Real Madrid. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya. Kami mendoakan yang terbaik untuk Álvaro Arbeloa dan keluarganya dalam perjalanan baru kehidupan mereka."

Pernyataan tersebut menjadi penutup perjalanan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama.

Baca Juga: Marco Silva Masuk Radar Benfica, Efek Domino Jika Jose Mourinho ke Real Madrid Mulai Terlihat

Tantangan Besar Menanti Mourinho

Meski memiliki rekam jejak yang kuat, Jose Mourinho di Real Madrid juga memunculkan berbagai perdebatan.

Sebagian pengamat menilai kehadiran Mourinho bisa memicu dinamika baru di ruang ganti.

Mourinho dikenal sebagai pelatih yang tegas terhadap pemainnya.

Karakter tersebut pernah menimbulkan sejumlah konflik pada periode pertamanya di Bernabeu.

Namun Florentino Perez tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut.

Baginya, hasil di lapangan tetap menjadi prioritas utama.

Keputusan Florentino Perez untuk membawa kembali Mourinho menunjukkan bahwa klub sedang mencari perubahan besar.

Presiden Real Madrid itu berharap Mourinho mampu mengembalikan tradisi juara yang mulai memudar dalam dua musim terakhir.

Target Trofi Jadi Prioritas Utama

Kembalinya Jose Mourinho di Real Madrid bukan sekadar menghadirkan nostalgia.

Manajemen ingin melihat dampak nyata dalam bentuk gelar juara.

Selama periode pertamanya, Mourinho berhasil mempersembahkan La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Prestasi tersebut menjadi alasan utama Florentino Perez kembali mempercayainya.

Kini tekanan besar menanti Mourinho di ibu kota Spanyol.

Pendukung Real Madrid berharap tim kembali bersaing di level tertinggi.

Jika berhasil menghadirkan trofi, keputusan Florentino Perez mendatangkan Mourinho kemungkinan akan dianggap sebagai langkah tepat.

Sebaliknya, kegagalan bisa membuat proyek baru ini berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Untuk saat ini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana Jose Mourinho di Real Madrid akan memulai babak keduanya bersama klub yang pernah menjadi bagian penting dalam karier kepelatihannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#jose mou #Real Madrid #alvaro arbeloa #florentino perez