RADARTUBAN - Saddil Ramdani memilih untuk tetap menjaga kebugarannya meski kompetisi sedang memasuki masa jeda panjang.
Pemain sayap andalan PERSIB tersebut memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menjalankan program latihan mandiri.
Langkah itu dilakukan agar kondisi fisik tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan saat tim kembali menggelar latihan bersama.
Sebagai pesepakbola profesional, Saddil menyadari bahwa menjaga kebugaran menjadi bagian penting dari tanggung jawabnya kepada tim.
Manfaatkan Libur untuk Keluarga dan Pemulihan
Masa libur kompetisi menjadi kesempatan bagi banyak pemain untuk beristirahat dari rutinitas yang padat.
Hal serupa juga dilakukan oleh Saddil Ramdani yang memilih menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Namun, pemain berusia 27 tahun itu tidak sepenuhnya meninggalkan aktivitas olahraga selama masa jeda kompetisi.
Ia tetap menjalani latihan ringan secara rutin untuk menjaga performanya.
Menurut Saddil, keseimbangan antara waktu bersama keluarga dan menjaga kebugaran menjadi hal yang penting selama masa libur.
"Saat libur panjang, biasanya saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Selain itu, saya juga tetap menjaga kondisi fisik dengan latihan ringan," kata Saddil, Selasa 16 Juni 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Saddil Ramdani untuk tetap profesional meski sedang tidak menjalani aktivitas bersama tim.
Latihan Ringan Jadi Kunci Menjaga Performa
Menjaga kondisi fisik selama masa libur merupakan hal yang lazim dilakukan pemain profesional.
Baca Juga: Persib Bandung dan Borneo FC Hadapi Musim Terpadat dengan Tiga Kompetisi Bergengsi
Dengan melakukan latihan ringan, tubuh tetap aktif dan siap menghadapi intensitas latihan yang lebih tinggi saat kompetisi kembali bergulir.
Bagi pemain seperti Saddil Ramdani, menjaga ritme latihan menjadi langkah penting agar proses adaptasi tidak terlalu berat ketika kembali ke lingkungan tim.
Program latihan ringan yang dilakukan secara konsisten juga membantu menjaga kebugaran otot dan daya tahan tubuh.
Selain itu, latihan mandiri dapat mengurangi risiko cedera akibat penurunan kondisi selama masa istirahat yang terlalu panjang.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pemain tetap berolahraga meski sedang menikmati waktu liburan.
Persiapan Menyambut Agenda Tim PERSIB
Setelah masa libur berakhir, para pemain PERSIB dijadwalkan kembali mengikuti program latihan yang telah disusun tim pelatih.
Intensitas latihan biasanya meningkat secara bertahap untuk mempersiapkan pemain menghadapi agenda kompetisi berikutnya.
Karena itu, menjaga kondisi fisik sejak masa libur dinilai sangat penting.
Saddil pun mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa ia tetap menjalankan program latihan selama jeda musim.
"Supaya saat kembali ke tim tidak memulai dari nol lagi," pungkasnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya menjaga kesiapan tubuh sejak awal.
Dengan bekal latihan ringan selama masa liburan, pemain dapat lebih cepat beradaptasi dengan program yang diberikan pelatih.
Komitmen Profesional Saddil Ramdani
Komitmen Saddil Ramdani dalam menjaga kebugaran menjadi sinyal positif bagi PERSIB menjelang dimulainya kembali aktivitas tim.
Kedisiplinan pemain dalam menjaga kondisi fisik dapat memberikan dampak besar terhadap performa di lapangan.
Selain menikmati momen bersama keluarga, Saddil tetap memastikan tubuhnya berada dalam kondisi optimal.
Kebiasaan menjalani latihan ringan selama masa jeda juga menjadi bukti profesionalisme yang terus dijaga oleh pemain tim nasional Indonesia tersebut.
Dengan persiapan yang matang, PERSIB tentu berharap seluruh pemain dapat kembali dalam kondisi terbaik saat program latihan bersama kembali dimulai.
Sikap yang ditunjukkan Saddil Ramdani menjadi contoh bahwa masa libur bukan alasan untuk mengabaikan kebugaran, melainkan kesempatan untuk menjaga keseimbangan antara pemulihan dan persiapan menghadapi tantangan berikutnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni