RADARTUBAN – Di tengah persaingan ketat membangun kekuatan skuad untuk musim baru, AC Milan mendapat kemenangan penting yang tidak terjadi di atas lapangan.
UEFA secara resmi menyatakan Rossoneri telah memenuhi seluruh kewajiban dalam Settlement Agreement dan keluar dari rezim pengawasan khusus finansial.
Kabar tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan klub Serie A asal Kota Mode tersebut.
Setelah beberapa tahun berada dalam pemantauan ketat terkait aturan keberlanjutan finansial, Milan kini dinilai berhasil mencapai target yang ditetapkan UEFA.
Pengumuman itu disampaikan UEFA melalui hasil evaluasi terbaru terhadap sejumlah klub Eropa yang sebelumnya berada dalam Settlement Agreement.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Lecce Permanenkan Francesco Camarda, AC Milan Siapkan Klausul Buyback
UEFA Akui Milan Penuhi Target Finansial
Dalam laporannya, UEFA menjelaskan bahwa AC Milan telah memenuhi ketentuan football earnings rule untuk periode pelaporan tahun 2023, 2024, dan 2025.
Artinya, kondisi keuangan klub dinilai telah sesuai dengan standar keberlanjutan yang diterapkan badan sepak bola tertinggi Eropa tersebut.
Keputusan ini terasa semakin penting karena UEFA juga mempertimbangkan situasi ekonomi sepak bola Eropa yang tidak ideal.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah anjloknya pendapatan hak siar domestik di Prancis sepanjang musim 2025/2026 yang dampaknya masih berlanjut hingga musim 2026/2027.
Meski kondisi industri sepak bola sedang menghadapi tekanan finansial, Milan justru mampu menyelesaikan seluruh target yang diwajibkan.
Buah Kesabaran dan Restrukturisasi
Keberhasilan ini bukan hasil yang datang dalam semalam. Dalam beberapa tahun terakhir, Milan menjalani transformasi besar, mulai dari pengendalian pengeluaran, kebijakan transfer yang lebih terukur, hingga fokus pada pengembangan aset pemain muda.
Strategi tersebut sempat menuai kritik karena dianggap membuat klub kurang agresif di bursa transfer. Namun kini, hasilnya mulai terlihat.
Lolos dari Settlement Agreement menjadi bukti bahwa Milan berhasil menyeimbangkan ambisi olahraga dengan kesehatan finansial klub.
Baca Juga: Ruben Amorim Akhirnya Buka Suara, Sebut Melatih AC Milan Sebagai Mimpi Kariernya
Bergabung dengan Klub-Klub yang Telah Bebas Pengawasan
Selain AC Milan, UEFA juga mengonfirmasi sejumlah klub lain yang berhasil menyelesaikan Settlement Agreement mereka.
Klub-klub tersebut adalah AS Monaco, Beşiktaş JK, Inter Milan, Paris Saint-Germain, Royal Antwerp FC, dan Trabzonspor.
Bagi Milan, status baru ini bukan sekadar kemenangan administratif. Ini adalah fondasi penting untuk menatap masa depan dengan lebih leluasa, baik dalam menyusun strategi bisnis maupun memperkuat skuad agar tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola Eropa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni