Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

AC Milan Siapkan Dana Rp 13 Triliun, Markus Krösche Tetap Pilih Setia di Frankfurt

Tulus Widodo • Kamis, 18 Juni 2026 | 13:24 WIB
AC Milan gagal merekrut Markus Krösche. (instagram.com/eintrachtfrankfurt)
AC Milan gagal merekrut Markus Krösche. (instagram.com/eintrachtfrankfurt)

RADARTUBAN – Klub legendaris Serie A, AC Milan ternyata tidak main-main dalam upaya membangun ulang fondasi klub untuk beberapa musim ke depan. 

Rossoneri bahkan siap menggelontorkan proyek raksasa demi memboyong Markus Krösche dari Eintracht Frankfurt. 

Namun, ketika uang dan kekuasaan ditaruh di atas meja, jawabannya justru bukan seperti yang diharapkan Milan.

Laporan media Jerman BILD mengungkap bahwa Milan sempat menawarkan kontrak hingga 2030 kepada Krösche untuk mengisi posisi Head of Football. Nilainya pun fantastis, mencapai 10 juta euro per tahun.

Baca Juga: Markus Krösche Masuk Radar AC Milan, Rossoneri Siapkan Proyek Besar Jangka Panjang

Tak berhenti di situ, pemilik klub Gerry Cardinale dan RedBird disebut menjanjikan anggaran transfer sebesar 700 juta euro dalam beberapa tahun mendatang. 

Sebuah cek kosong yang memberi Krösche keleluasaan penuh membentuk skuad, menentukan arah perekrutan pemain, hingga menyusun struktur staf olahraga klub.

Ketika Uang Tidak Selalu Menang

Di atas kertas, tawaran Milan terlihat sulit ditolak. Jabatan strategis, gaji besar, dan proyek ambisius untuk mengembalikan kejayaan Rossoneri menjadi paket lengkap yang jarang tersedia di sepak bola modern.

Namun Krösche memiliki pertimbangan lain. Menurut laporan yang sama, pria Jerman itu sempat bimbang sebelum mengambil keputusan final. 

Pada akhirnya, ia memilih bertahan di Frankfurt karena tidak sanggup meninggalkan proyek yang telah dibangunnya selama ini di Eintracht.

Keputusan tersebut menjadi tamparan halus bagi Milan. Sebab, di saat banyak figur sepak bola tergoda proyek besar dan angka fantastis, Krösche justru memilih stabilitas serta loyalitas.

Bocoran Media Jadi Pemicu Ketegangan

Ada satu detail menarik yang membuat situasi semakin panas.

BILD menyebut Krösche sangat kesal ketika muncul laporan media yang mengabarkan kesepakatan dengan Milan sudah rampung pada akhir pekan lalu. 

Padahal, menurut sumber tersebut, belum ada dokumen yang ditandatangani.

Kebocoran informasi itu disebut memicu ketidaknyamanan di tengah proses pengambilan keputusan.

Baca Juga: AC Milan Resmi Lolos dari Pengawasan UEFA, Bukti Kebangkitan Finansial Rossoneri Berhasil

Di sisi lain, dewan direksi Eintracht Frankfurt akhirnya memberikan ultimatum kepada Krösche pada Selasa lalu. Ia diminta menentukan sikap: bertahan atau pergi. Jawabannya tegas.

Milan Harus Kembali ke Papan Gambar

Krösche memilih tetap bersama Eintracht Frankfurt. Keputusan itu sekaligus mengakhiri salah satu saga manajemen paling menarik di bursa musim panas ini.

Bagi Milan, kegagalan mendapatkan sosok yang dianggap ideal untuk memimpin proyek olahraga klub menunjukkan bahwa membangun masa depan tidak selalu cukup dengan modal besar. 

Kadang, yang paling sulit dibeli dalam sepak bola adalah keyakinan seseorang terhadap proyek yang sudah ia bangun sendiri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#eintracht frankfurt #Markus Krösche #AC Milan #serie A