Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

PSSI Cetak Generasi Pelatih Elite Asia, 17 Peserta Jalani AFC Pro License

Tulus Widodo • Kamis, 18 Juni 2026 | 20:30 WIB
Dua pelatih Bali United FC, Coach Jeffrey Talan dan Coach I Gde Mahatma Dharma menjalani Kursus Lisensi AFC Pro, di Jakarta. (x.com)
Dua pelatih Bali United FC, Coach Jeffrey Talan dan Coach I Gde Mahatma Dharma menjalani Kursus Lisensi AFC Pro, di Jakarta. (x.com)

RADARTUBAN – Upaya meningkatkan kualitas kepelatihan sepak bola Indonesia memasuki babak penting. PSSI resmi menuntaskan modul pertama kursus AFC Pro Diploma Coaching Course 2026-2027, program pendidikan pelatih tertinggi di Asia yang menjadi syarat utama untuk menangani klub kasta tertinggi kompetisi domestik maupun tim nasional.

Kursus modul pertama tersebut berlangsung pada 11 hingga 15 Juni 2026 dan diikuti 17 peserta. 

Menariknya, daftar peserta diisi sejumlah nama yang sudah tidak asing di sepak bola nasional.

Mulai dari pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto, asisten pelatih Persebaya Shin Sanggyu, hingga pelatih-pelatih dari Bali United, Persita, Persija, PSM Makassar, Dewa United, Madura United, dan Bhayangkara FC.

Baca Juga: PSSI Umumkan Klub Lolos Lisensi AFC 2025/2026, Persib hingga Persebaya Masuk Daftar Resmi

Lisensi Tertinggi untuk Mencetak Pelatih Elite

AFC Pro License merupakan jenjang tertinggi dalam sistem lisensi kepelatihan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). 

Program ini dirancang bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis dan taktik, tetapi juga memperkuat aspek kepemimpinan, manajemen tim, hingga pengembangan filosofi bermain.

Sebanyak delapan modul harus diselesaikan seluruh peserta sebelum memperoleh lisensi bergengsi tersebut. 

Dari 17 peserta yang mengikuti angkatan kali ini, tiga di antaranya merupakan pelatih asing yang aktif bekerja di lingkungan sepak bola Indonesia.

 

PSSI Dorong Standar Kepelatihan Naik Kelas

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatih menjadi salah satu fondasi utama pembangunan sepak bola nasional.

"Transformasi sepak bola Indonesia tidak hanya soal pemain dan kompetisi, tetapi juga peningkatan kualitas pelatih di semua level," tegas Erick dalam berbagai kesempatan terkait program pengembangan sumber daya manusia sepak bola Indonesia.

Langkah PSSI menggelar AFC Pro License secara berkelanjutan menunjukkan keseriusan federasi dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih modern dan kompetitif.

Baca Juga: PSSI 96 Tahun: Momentum Refleksi dan Fondasi Menuju Piala Dunia 2030

Investasi Jangka Panjang Sepak Bola Indonesia

Kehadiran nama-nama besar dalam kursus ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran untuk terus belajar semakin kuat di kalangan pelatih Indonesia. 

Di tengah persaingan sepak bola Asia yang semakin ketat, peningkatan kualitas pelatih menjadi kebutuhan mutlak, bukan lagi pilihan.

Jika seluruh peserta mampu menyelesaikan delapan modul yang tersedia, Indonesia berpotensi memiliki lebih banyak pelatih berlisensi AFC Pro dalam beberapa tahun ke depan. 

Dampaknya tidak hanya terasa di level klub, tetapi juga dapat memperkuat fondasi pembinaan pemain muda dan meningkatkan daya saing sepak bola nasional di panggung Asia.

Bagi PSSI, kursus ini bukan sekadar agenda pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan sepak bola Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AFC Pro Diploma Coaching Course #AFC Pro License #PSSI