RADARTUBAN – Sepak bola Indonesia akan segera memiliki turnamen baru yang berpotensi menghadirkan banyak kejutan.
I.League secara resmi mengonfirmasi kehadiran League Cup, kompetisi yang akan mempertemukan klub-klub Super League dan Championship dalam satu panggung persaingan.
Kehadiran turnamen ini menjadi angin segar bagi ekosistem sepak bola nasional. Selain menambah jumlah pertandingan kompetitif, League Cup juga membuka peluang lahirnya duel-duel menarik antara klub kasta tertinggi dan tim Championship yang selama ini jarang bertemu dalam pertandingan resmi.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut berbeda dengan Piala Indonesia yang berada di bawah naungan PSSI.
“(League Cup) berbeda dengan Piala Indonesia karena di bawah PSSI. Sebuah turnamen baru yang kami siapkan, formatnya memang hanya melibatkan klub di Super League dan Championship,” ujar Asep seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: Dari Kanjuruhan hingga GBLA, Stadion-Stadion Super League 2026/2027 Siap Jadi Magnet Baru
Hanya Diikuti Klub Super League dan Championship
Berdasarkan regulasi awal yang telah diumumkan, peserta League Cup akan terdiri dari seluruh klub Super League dan Championship, atau sekitar 38 tim.
Kompetisi ini dirancang berlangsung relatif singkat, sekitar enam hingga tujuh pekan hingga partai final.
Format tersebut membuat setiap pertandingan diperkirakan memiliki tensi tinggi karena tidak banyak ruang untuk melakukan kesalahan.
Bagi klub Championship, League Cup juga menjadi kesempatan emas mengukur kekuatan mereka menghadapi tim-tim elite yang selama ini bermain di kasta tertinggi.
Persib Dapat Penyesuaian Jadwal
Salah satu perhatian utama penyelenggara adalah padatnya agenda Persib Bandung musim depan.
Maung Bandung dijadwalkan tampil di empat ajang sekaligus, yakni Super League, League Cup, kompetisi AFC, dan ASEAN Club Championship.
Karena itu, I.League memastikan jadwal Persib akan disesuaikan agar tidak menimbulkan benturan yang berpotensi mengganggu performa tim.
Aturan Pemain Asing Jadi Sorotan
Aspek lain yang sedang dimatangkan adalah regulasi pemain asing. Saat ini klub Super League diperbolehkan memiliki hingga 11 pemain asing, sementara mayoritas klub Championship hanya mengandalkan tiga pemain asing.
Perbedaan tersebut dinilai berpotensi menciptakan ketimpangan. Karena itu, operator kompetisi berencana menerapkan aturan khusus demi menjaga asas kompetitif dan fair play.
Peluang Munculnya Kejutan
Di atas kertas, klub-klub Super League memang lebih diunggulkan. Namun sejarah sepak bola selalu menunjukkan bahwa turnamen sistem gugur sering melahirkan kejutan.
League Cup bukan hanya tentang perebutan trofi baru. Kompetisi ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi klub Championship untuk menunjukkan bahwa jarak kualitas dengan kasta tertinggi tidak selalu sejauh yang dibayangkan.
Jika regulasi dan format mampu dijalankan dengan tepat, League Cup berpotensi menjadi salah satu kompetisi paling menarik dalam kalender sepak bola Indonesia musim depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni