Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pelatih Iran Pertanyakan Perlakuan AS, Persiapan Lawan Belgia Terganggu Jelang Laga Krusial Piala Dunia

Bihan Mokodompit • Senin, 22 Juni 2026 | 11:07 WIB
Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei. (BBC)
Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei. (BBC)

RADARTUBAN - Pelatih tim nasional Iran, Amir Ghalenoei, melontarkan kritik terhadap otoritas Amerika Serikat setelah persiapan timnya untuk menghadapi Belgia terganggu.

Iran dikabarkan harus mempersingkat sesi latihan menjelang pertandingan penting Grup G Piala Dunia 2026. Situasi tersebut membuat Ghalenoei mempertanyakan konsistensi perlakuan yang diterima timnya selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, Iran menghadapi kendala logistik yang tidak dialami sebagian besar peserta lainnya. 

Baca Juga: Iran Gratiskan Biaya Lintas Selat Hormuz Selama 60 Hari karena Alasan Ini

Latihan Iran Terpaksa Dipangkas

Ghalenoei mengungkapkan bahwa skuad Iran hanya bisa menjalani sekitar setengah dari durasi latihan yang biasanya mereka lakukan.

Padatnya perjalanan dan aturan yang berlaku membuat waktu persiapan tim menjadi sangat terbatas. Bahkan, Iran disebut hanya memiliki waktu kurang dari 16 jam untuk mempersiapkan diri menghadapi Belgia. 

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena pertandingan melawan Belgia sangat menentukan peluang mereka lolos ke fase berikutnya.

Iran Kembali Soroti Aturan Perjalanan

Sejak awal turnamen, Iran memang menghadapi berbagai kendala terkait perjalanan dan akomodasi. Tim berjuluk Team Melli itu berbasis di Tijuana, Meksiko, dan harus bolak-balik menuju Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan.

Situasi tersebut terjadi karena pembatasan perjalanan yang diterapkan terhadap delegasi Iran selama Piala Dunia berlangsung. 

Iran sebelumnya juga mengeluhkan harus segera meninggalkan Amerika Serikat setelah pertandingan tanpa kesempatan melakukan pemulihan yang optimal. 

Ghalenoei Pertanyakan Konsistensi Kebijakan

Pelatih Iran mempertanyakan mengapa fleksibilitas perjalanan baru mulai dipertimbangkan menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Menurutnya, jika kelonggaran bisa diberikan sekarang, seharusnya kebijakan serupa juga berlaku sejak awal turnamen. Meski mengkritik situasi yang terjadi, Ghalenoei tetap mengapresiasi upaya FIFA dan sejumlah pihak yang berusaha membantu kelancaran perjalanan timnya. 

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Kembali Naik Tipis Usai Perundingan AS–Iran di Swiss Batal

Belgia Jadi Ujian Berat Iran

Di tengah polemik tersebut, Iran tetap harus fokus menghadapi Belgia yang menjadi salah satu unggulan Grup G.

Hasil pertandingan nanti akan sangat berpengaruh terhadap peluang kedua tim untuk melaju ke babak gugur. Iran sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru dan membutuhkan hasil positif untuk menjaga asa mereka di turnamen ini. 

Iran Tetap Optimistis

Meski persiapan tidak berjalan ideal, Ghalenoei menegaskan bahwa para pemainnya tetap siap memberikan segalanya di lapangan. Dia percaya Iran memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing dengan Belgia dan meraih hasil yang dibutuhkan.

Kini perhatian publik tertuju pada apakah Team Melli mampu mengatasi berbagai hambatan di luar lapangan dan menciptakan kejutan saat menghadapi salah satu kekuatan terbesar Eropa tersebut.  (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Sepak Bola #iran #Amerika Serikat