RADARTUBAN - Lionel Scaloni memberikan respons berkelas terhadap komentar Carlo Ancelotti yang menyebut Argentina bukan tim yang bermain dengan intensitas tinggi.
Sebelumnya, pelatih Brasil tersebut mengatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan ditentukan oleh tim-tim yang mampu bermain dengan intensitas tinggi. Sebagai contoh, Ancelotti menyebut Argentina bukan tim yang mengandalkan gaya permainan tersebut.
Pernyataan itu sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Namun alih-alih tersinggung, Scaloni justru menanggapinya dengan santai.
Baca Juga: Neymar Cedera Betis, Carlo Ancelotti Tetap Optimistis Bintang Brasil Bisa Tampil di Piala Dunia
Scaloni: Saya Paham Maksud Ancelotti
Pelatih Argentina tersebut menegaskan bahwa dirinya memahami secara penuh apa yang dimaksud oleh Ancelotti.
Menurut Scaloni, komentar tersebut sama sekali bukan bentuk kritik terhadap timnya.
Sebaliknya, ia menilai ucapan mantan pelatih Real Madrid itu sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas Argentina dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Disebut Bukan Kritik, Melainkan Pujian
Scaloni bahkan secara terbuka menyebut pernyataan Ancelotti sebagai sebuah pujian.
Menurutnya, Argentina memang tidak selalu bermain dengan tekanan tinggi sepanjang pertandingan.
Namun timnya memiliki kemampuan untuk mengontrol tempo, mengatur ritme permainan, dan mengetahui kapan harus menyerang maupun bertahan.
Karakteristik itulah yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama La Albiceleste.
Argentina Fokus pada Cara Bermain Sendiri
Scaloni menegaskan bahwa setiap tim memiliki identitas berbeda.
Ada tim yang mengandalkan tekanan agresif sepanjang laga, sementara ada pula yang lebih mengutamakan kontrol permainan.
Baca Juga: Luar Biasa! Carlo Ancelotti dan Unai Emery Ukir Dominasi Abadi Kompetisi Elite Eropa
Argentina disebut tetap nyaman dengan pendekatan yang selama ini mereka gunakan dan tidak merasa perlu mengubah identitas hanya karena komentar dari luar.
Ancelotti Sebut Intensitas Jadi Kunci Piala Dunia
Sebelumnya, Ancelotti menjelaskan bahwa banyak tim di Piala Dunia 2026 menunjukkan permainan dengan intensitas tinggi.
Ia menilai faktor tersebut bisa menjadi salah satu penentu keberhasilan di turnamen kali ini.
Meski menggunakan Argentina sebagai contoh tim yang tidak bermain dengan intensitas tinggi, Ancelotti juga mengakui bahwa juara bertahan dunia tersebut sangat piawai mengelola pertandingan.
Hubungan Saling Hormat Tetap Terjaga
Respons Scaloni menunjukkan tidak ada ketegangan antara dirinya dan Ancelotti.
Pelatih Argentina itu memilih melihat komentar tersebut dari sisi positif dan menghindari polemik yang tidak perlu.
Kini fokus Scaloni sepenuhnya tertuju pada upaya membawa Argentina melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Sementara perdebatan mengenai intensitas permainan tampaknya tidak akan mengubah keyakinan Argentina terhadap gaya sepak bola yang telah membawa mereka meraih berbagai kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni