RADARTUBAN – Rivalitas panas antara Atlético Madrid dan Barcelona kini merembet keluar lapangan.
Atlético secara resmi mengumumkan akan mengajukan pengaduan kepada FIFA terkait dugaan pendekatan Barcelona terhadap Julián Álvarez yang masih terikat kontrak aktif.
Pernyataan tegas itu disampaikan langsung CEO Atlético Madrid, Miguel Ángel Gil Marín.
Klub ibu kota Spanyol tersebut menilai ada indikasi pelanggaran aturan transfer yang dilakukan Barcelona dalam upaya mendekati striker asal Argentina tersebut.
Kabar ini pertama kali mencuat melalui laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano dan langsung menjadi perhatian besar di sepak bola Eropa.
Baca Juga: Julián Álvarez Ingin Gabung Barcelona, Pernyataan Terbarunya Bikin Bursa Transfer Memanas Lagi
Atlético Klaim Lindungi Kepentingan Klub
Dalam pernyataannya, Gil Marín menegaskan langkah hukum yang diambil bukan sekadar respons emosional, melainkan bentuk perlindungan terhadap kepentingan Atlético Madrid.
“Tanggung jawab kami adalah melindungi kepentingan Atlético, dan karena itu kami akan mengajukan pengaduan kepada FIFA terhadap Barcelona karena melakukan negosiasi dengan pemain yang masih berada di bawah kontrak aktif selama periode yang dilindungi,” ujar Gil Marín.
Pernyataan tersebut memperlihatkan keseriusan Atlético dalam membawa persoalan ini ke tingkat tertinggi sepak bola dunia.
Julián Álvarez Jadi Pusat Kontroversi
Nama Julián Álvarez belakangan memang terus dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Ketajamannya di lini depan serta usianya yang masih berada dalam masa emas membuatnya menjadi salah satu aset paling berharga di sepak bola modern.
Namun, jika tuduhan Atlético terbukti memiliki dasar kuat, kasus ini berpotensi berkembang menjadi sengketa besar antara dua raksasa La Liga.
Baca Juga: Panas! Atletico Madrid Balas Rumor Transfer Julian Alvarez dengan Sindiran Menohok ke Real Madrid
Dampak Besar bagi Barcelona
Secara regulasi, FIFA memiliki aturan ketat terkait pendekatan terhadap pemain yang masih berada dalam masa kontrak tertentu tanpa prosedur yang sesuai.
Karena itu, langkah Atlético bisa menghadirkan konsekuensi serius apabila ditemukan pelanggaran.
Di sisi lain, Barcelona tentu akan berusaha membela posisinya dan membuktikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kini perhatian publik tertuju pada FIFA. Di tengah panasnya bursa transfer musim panas, polemik Julián Álvarez berpotensi berubah dari sekadar rumor transfer menjadi pertarungan hukum yang dapat mengguncang peta persaingan sepak bola Spanyol. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni