RADARTUBAN - Persatu Tuban hampir dipastikan tidak ambil bagian dalam Piala Soeratin U-17 2026.
Klub berjuluk Laskar Ronggolawe itu memilih mengalihkan fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 4 musim mendatang.
Manajer Persatu Tuban M. Abdul Rohman mengatakan, hingga kini klub belum mendaftarkan diri sebagai peserta Piala Soeratin U-17.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan prioritas pembentukan tim senior yang akan berlaga pada kompetisi resmi nasional.
"Sementara belum (berpartisipasi di Piala Soeratin U-17 2026). Masih fokus persiapan kompetisi Persatu selanjutnya, yakni Liga 4 musim mendatang," ujarnya.
Baca Juga: Hari Kebangkitan Nasional: Sejarah, Fakta, dan Semangat Persatuan Bangsa
Menurut Rohman, keterbatasan waktu persiapan menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen untuk tidak mengikuti kompetisi pembinaan usia muda tersebut.
Dengan keputusan itu, Persatu kembali melewatkan ajang Piala Soeratin sekaligus memperpanjang absennya klub dalam kompetisi tersebut dalam kurun sekitar satu dekade terakhir.
Padahal, Persatu pernah mencatatkan prestasi membanggakan di ajang yang menjadi wadah pembinaan pemain muda tersebut. Tim usia muda Persatu pernah menjadi juara Piala Soeratin U-18 Jawa Timur pada 2003 dan finis sebagai runner-up pada edisi 2004.
Meski tidak mengikuti Piala Soeratin tahun ini, manajemen memastikan pembinaan dan persiapan tim tetap berjalan. Fokus utama klub saat ini adalah membangun skuad yang lebih kompetitif setelah hasil kurang memuaskan pada Liga 4 musim lalu.
Pada kompetisi sebelumnya, Persatu gagal menembus babak 16 besar Liga 4 Regional Jawa Timur. Hasil itu menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk memperkuat tim sebelum kompetisi berikutnya dimulai.
Rohman mengatakan, hingga kini jadwal resmi Liga 4 musim baru juga belum diumumkan. Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi kemungkinan masih menunggu rampungnya putaran nasional Liga 4 musim ini.
"Kepastian kompetisi belum ada. Sepertinya menunggu hasil putaran nasional selesai, tetapi kami terus memantau informasi kapan bergulirnya kompetisi baru nanti," katanya.
Keputusan Persatu absen di Piala Soeratin membuat peluang pembinaan pemain muda asal Tuban pada ajang tersebut tahun ini lebih banyak ditopang oleh klub lain.
Di sisi lain, langkah manajemen memusatkan perhatian pada persiapan Liga 4 menunjukkan upaya klub untuk membangun kembali daya saing tim senior setelah hasil yang belum memenuhi harapan pada musim sebelumnya.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama