RADARTUBAN- Persib Bandung tak ingin kehilangan ketangguhan di sektor pertahanan setelah ditinggal Federico Barba.
Solusinya kini mengarah kepada Gabriel Mutombo, bek anyar yang langsung mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Igor Tolic untuk menjadi pilar baru Maung Bandung menghadapi musim 2026/2027.
Di tengah antusiasme menyambut tiga rekrutan anyar, yakni Gabriel Mutombo, Luka Menalo, dan Sandy Walsh, Tolic memberikan perhatian khusus kepada Mutombo. Menurutnya, bek berpaspor Prancis itu bukan sosok asing bagi tim pelatih Persib.
Sudah Dipantau Sejak Musim Lalu
Tolic mengungkapkan bahwa kualitas Mutombo telah lama masuk radar Persib. Penampilannya bersama klub Thailand, Ratchaburi saat tampil di AFC Champions League Two musim 2025/2026 menjadi bahan evaluasi yang meyakinkan tim pelatih untuk merekrutnya.
"Kami mengenal Gabriel Mutombo dari pertandingan tahun lalu (AFC Champions League Two 2025/2026)," kata Tolic.
Pengamatan tersebut membuat Persib mantap menjadikan Mutombo sebagai pengganti Barba, pemain yang musim lalu menjadi salah satu tembok kokoh di jantung pertahanan Maung Bandung.
Optimistis Jadi Kepingan Penting Persib
Bagi Tolic, kehadiran Mutombo bukan sekadar menambah kedalaman skuad. Bek berusia 30 tahun itu dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan Persib untuk menghadapi padatnya kompetisi domestik maupun pentas Asia.
"Dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk Persib di musim baru yang menantang," kata mantan asisten Bojan Hodak itu.
Pernyataan itu menunjukkan keyakinan besar sang pelatih terhadap kemampuan Mutombo dalam mengangkat kualitas lini belakang Persib.
Kini tantangan sesungguhnya ada di atas lapangan. Mutombo harus membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan bukan sekadar hasil pemantauan semata, melainkan mampu diterjemahkan menjadi performa konsisten.
Bersama Luka Menalo yang diharapkan menambah kreativitas lini serang dan Sandy Walsh yang membawa pengalaman internasional, Persib sedang membangun fondasi baru dengan target tetap sama: bersaing di papan atas dan berbicara banyak di setiap kompetisi yang diikuti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni