RADARTUBAN - Jawara Serie A, Inter Milan kembali bergerak mencari amunisi baru untuk memperkuat lini belakang.
Kali ini, perhatian Nerazzurri mengarah kepada bek Timnas Belanda, Nathan Aké, yang dikabarkan telah ditawarkan sebagai opsi untuk memperkokoh jantung pertahanan musim depan.
Kabar tersebut pertama kali diungkap media Italia La Gazzetta dello Sport. Dalam laporannya, Aké disebut menjadi salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan Inter di tengah upaya menyusun komposisi bek tengah yang lebih solid.
"Nathan Aké telah ditawarkan kepada Inter sebagai opsi kedua untuk posisi bek tengah." tulis Gazzetta.
Meski belum berstatus target utama, nama Aké dinilai memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan klub asal Kota Milan tersebut.
Baca Juga: Nathan Ake Makin Dekat Tinggalkan Manchester City, Tiga Raksasa Serie A Siap Menampungnya
Kontrak Hingga 2027 Jadi Peluang Negosiasi
Salah satu faktor yang membuat peluang transfer ini terbuka adalah situasi kontrak sang pemain.
Nathan Aké masih terikat kontrak bersama Manchester City hingga 2027, tetapi durasi tersebut dinilai membuat nilai transfernya lebih realistis dibandingkan pemain dengan kontrak jangka panjang.
"Bek tersebut masih terikat kontrak hingga 2027, sehingga membuat kesepakatan transfer menjadi lebih terjangkau." lanjut laporan tersebut.
Kondisi itu memberi ruang bagi Inter untuk membuka negosiasi tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar, sejalan dengan kebijakan klub yang tetap berhati-hati dalam belanja pemain.
Pengalaman Jadi Nilai Tambah
Nathan Aké bukan nama sembarangan. Bek berusia 31 tahun itu memiliki pengalaman panjang di Premier League bersama Chelsea, Bournemouth, hingga Manchester City.
Bersama The Citizens, ia turut merasakan berbagai gelar bergengsi, termasuk kompetisi domestik dan Eropa.
Kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri menjadi nilai tambah yang dapat memberikan fleksibilitas taktik bagi Inter.
Meski demikian, hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara seluruh pihak. Status Aké masih sebatas pemain yang ditawarkan kepada Inter, sehingga arah negosiasi akan sangat bergantung pada kebutuhan skuad, keputusan Manchester City, dan strategi transfer Nerazzurri dalam beberapa pekan ke depan.
Jika peluang itu dimanfaatkan, Inter bisa mendapatkan bek berpengalaman dengan biaya yang jauh lebih efisien dibandingkan memburu target kelas atas lainnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni