RADARTUBAN - Persaingan panas tak hanya terjadi di atas lapangan. Dua rival sekota, Lazio dan AS Roma, kini dikabarkan saling sikut untuk mendapatkan tanda tangan striker Sassuolo, Andrea Pinamonti.
Bursa transfer Serie A pun berpotensi memanas jika kedua klub benar-benar melayangkan tawaran resmi dalam waktu dekat.
Kabar tersebut diungkap pakar transfer Italia Nicolò Schira melalui akun X miliknya.
Penyerang berusia 27 tahun itu disebut masuk radar dua klub ibu kota yang sama-sama ingin memperkuat lini depan menghadapi musim 2026/27.
Baca Juga: Fabrizio Romano Konfirmasi Kabar Baik untuk Liverpool, Transfer Bradley Barcola Makin Terbuka
Lazio dan Roma Mulai Bergerak
"Lazio dan AS Roma menunjukkan ketertarikan kepada penyerang Sassuolo, Andrea Pinamonti. Kontraknya akan berakhir pada 2027 sehingga ia bisa meninggalkan klub pada musim panas ini." tulis Schira dalam laporannya.
Pernyataan itu mengindikasikan peluang transfer terbuka lebar. Dengan sisa kontrak hanya satu tahun lagi, musim panas ini menjadi momen ideal bagi Sassuolo untuk melepas sang striker jika tidak ingin kehilangan nilai jualnya.
Sassuolo Hadapi Dilema
Bagi Sassuolo, keputusan mempertahankan atau menjual Pinamonti bukan perkara mudah.
Di satu sisi, ia masih menjadi salah satu penyerang yang memiliki pengalaman dan kualitas di Serie A.
Namun di sisi lain, tawaran menarik dari klub-klub besar bisa menjadi peluang untuk memperoleh pemasukan signifikan sebelum kontraknya memasuki tahun terakhir.
Situasi tersebut membuat posisi tawar Sassuolo tidak sekuat beberapa musim lalu.
Duel Gengsi di Luar Lapangan
Ketertarikan Lazio dan AS Roma menambah warna persaingan klasik Derby della Capitale.
Kali ini, duel bukan berlangsung di Stadion Olimpico, melainkan di meja negosiasi bursa transfer.
Hingga saat ini belum ada tawaran resmi yang diumumkan kepada Sassuolo. Namun, jika kedua klub sama-sama serius mengejar Pinamonti, persaingan dipastikan semakin sengit.
Bursa transfer Serie A pun berpotensi menghadirkan satu lagi saga menarik yang layak dinantikan dalam beberapa pekan ke depan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama