Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rekor Argentina di Piala Dunia Bertambah Usai Singkirkan Cape Verde Lewat Drama Extra Time

Bihan Mokodompit • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:09 WIB
Momen selebrasi para pemain Argentina usai dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Instagram/afaseleccion)
Momen selebrasi para pemain Argentina usai dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Instagram/afaseleccion)

RADARTUBAN - Rekor Argentina di Piala Dunia kembali bertambah setelah Albiceleste menyingkirkan Cape Verde dengan skor 3-2 melalui babak perpanjangan waktu pada fase 32 besar Piala Dunia 2026.

Kemenangan dramatis tersebut bukan hanya mengantarkan Argentina ke babak 16 besar, tetapi juga mengukuhkan status mereka sebagai tim dengan jumlah pertandingan perpanjangan waktu terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Berdasarkan data Opta, Argentina kini telah memainkan 12 pertandingan yang berlanjut hingga extra time di ajang Piala Dunia.

Jumlah tersebut melampaui catatan Jerman dan Italia yang sebelumnya sama-sama mengoleksi 11 pertandingan.

Baca Juga: Dicky Kurniawan Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Jadi Alasan Utama

Lionel Messi Kembali Jadi Pembeda

Laga Argentina vs Cape Verde berlangsung sengit sejak menit awal.

Argentina mampu membuka keunggulan pada babak pertama melalui gol yang dicetak Lionel Messi. Gol tersebut membuat Lionel Messi menyamai sebuah rekor yang telah bertahan selama 64 tahun.

Kapten Argentina itu juga mencatat sejarah baru. Dia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak tujuh gol pada dua edisi Piala Dunia yang berbeda.

Sebelumnya, Lionel Messi juga mengemas tujuh gol saat membawa Argentina menjadi juara pada Piala Dunia 2022.

Keunggulan Argentina sempat membuat pertandingan berada dalam kendali tim asuhan Lionel Scaloni.

Namun, Cape Verde menunjukkan mental yang luar biasa sepanjang pertandingan.

Cape Verde Berikan Perlawanan Sengit

Memasuki babak kedua pertandingan Argentina vs Cape Verde, Deroy Duarte sukses mencetak gol penyeimbang. Gol tersebut lahir sesaat sebelum pertandingan memasuki menit ke-60. Skor berubah menjadi 1-1.

Cape Verde kemudian mampu mempertahankan kedudukan hingga waktu normal berakhir.

Pertandingan Argentina vs Cape Verde pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Argentina kembali unggul hanya dua menit setelah extra time dimulai.

Baca Juga: Juventus Makin Dekat Datangkan Emiliano Martinez, Aston Villa Mulai Turunkan Harga Jual Kiper Timnas Argentina

Gol kedua Albiceleste dicetak oleh Lisandro Martinez. Keunggulan itu kembali sirna setelah Sidny Cabral mencetak gol penyeimbang pada menit ke-103.

Cape Verde kembali memberi kejutan. 

Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Kemenangan

Drama pertandingan akhirnya berakhir pada menit ke-111. Berawal dari sepak pojok Lionel Messi, bola justru mengenai Diney Borges.

Pemain Cape Verde tersebut tidak mampu mengantisipasi bola dengan sempurna. Bola akhirnya masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu memastikan kemenangan Argentina dengan skor 3-2.

Hasil tersebut membuat Rekor Argentina di Piala Dunia kembali bertambah melalui catatan statistik terbaru. Selain itu, kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedelapan Argentina secara beruntun atas wakil Afrika di ajang Piala Dunia.

Catatan tersebut dimulai sejak Argentina mengalami kekalahan dari Kamerun pada Piala Dunia 1990.

Tantang Mesir di Babak 16 Besar

Kemenangan pada laga Argentina vs Cape Verde memastikan langkah Argentina menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pada fase berikutnya, Argentina dijadwalkan menghadapi Mesir.

Mesir lebih dahulu memastikan tiket ke babak gugur setelah mengalahkan Australia melalui drama adu penalti.

Pertemuan tersebut diprediksi menjadi salah satu laga yang paling dinantikan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Argentina juga membawa modal positif setelah terus menjaga tren kemenangan selama turnamen berlangsung.

Sementara itu, perjalanan Cape Verde memang harus terhenti.

Meski gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026, penampilan mereka tetap layak mendapat apresiasi.

Cape Verde berhasil melewati fase grup tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mereka mampu menahan imbang Spanyol. Cape Verde juga sukses mencuri poin saat menghadapi Uruguay.

Selain itu, mereka kembali bermain seri ketika bertemu Arab Saudi. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Cape Verde mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman di level dunia.

Dengan tambahan rekor terbaru itu, Rekor Argentina di Piala Dunia semakin mempertegas posisi Albiceleste sebagai salah satu tim paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola internasional.

Di sisi lain, kontribusi Lionel Messi kembali menjadi faktor penting dalam perjalanan Argentina mempertahankan gelar juara.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026, ketika mereka akan menghadapi tantangan berat dari Mesir demi menjaga asa mempertahankan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#cape verde #argentina #piala dunia