Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gagal di Piala Dunia 2026, Luka Modric Justru Ambil Keputusan Mengejutkan Bersama AC Milan

Bihan Mokodompit • Minggu, 5 Juli 2026 | 12:55 WIB
Luka Modric beri sinyal kuat bertahan di AC Milan. (Instagram/Luka Modric)
Luka Modric beri sinyal kuat bertahan di AC Milan. (Instagram/Luka Modric)

RADARTUBAN - Langkah mengejutkan namun penuh gairah sepak bola tampaknya bakal kembali diambil oleh sang maestro lapangan tengah asal Kroasia, Luka Modric, yang dilaporkan mulai memantapkan hatinya untuk terus merumput di level tertinggi kompetisi Eropa alih-alih gantung sepatu dalam waktu dekat.

Peraih penghargaan Ballon d'Or tersebut dikabarkan sama sekali tidak membiarkan kekecewaan mendalam akibat tersingkirnya tim nasional Kroasia dari panggung akbar Piala Dunia 2026.

Hal itu tak meredupkan motivasi bermainnya, dan justru kini condong pada keputusan krusial untuk memperpanjang masa baktinya bersama raksasa Serie A Italia demi menjaga eksistensinya di jagat sepak bola.

Baca Juga: Agresivitas Tanpa Batas di Bursa Transfer, Tottenham Langsung Sambar Peluang Emas Boyong Rafael Leao dari AC Milan

Titik Balik Pasca-Kegagalan Tragis Bersama Kroasia

Spekulasi mengenai masa depan sang gelandang veteran sempat menjadi teka-teki besar bagi publik setelah Kroasia dipastikan angkat koper lebih awal dari turnamen terakbar di dunia tersebut.

Banyak pihak memprediksi bahwa turnamen di Amerika Utara itu akan menjadi panggung dansa terakhir bagi Modric sebelum menyudahi karier profesionalnya yang gemerlap.

Namun laporan internal terkini justru menunjukkan tanda-tanda sebaliknya di mana sang pemain masih merasa memiliki kebugaran fisik yang prima.

Faktor Kehadiran Ruben Amorim di San Siro

Keinginan kuat Modric untuk bertahan dan menolak opsi pensiun disebut-sebut berkaitan erat dengan visi olahraga yang diusung oleh juru taktik baru Rossoneri, Ruben Amorim.

Mantan pelatih asal Portugal tersebut kabarnya memandang pengalaman segudang, kepemimpinan di ruang ganti, serta kemampuan metronomik Modric sebagai instrumen yang sangat vital untuk membimbing skuad muda Milan yang sedang dibangunnya.

Ambisi Memburu Trofi di Kompetisi Domestik dan Eropa

Bertahan di San Siro memberikan kesempatan bagi gelandang berusia 40 tahun itu untuk tetap bersaing memperebutkan gelar-gelar bergengsi, termasuk tantangan merebut kembali Scudetto dan berbicara banyak di kompetisi Liga Champions.

Manajemen AC Milan sendiri menyambut sangat positif sinyal hijau dari Modric dan bersiap menyodorkan draf perpanjangan kontrak jangka pendek dengan formula yang adaptif terhadap menit bermain sang maestro.

Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Mario Gila Pilih AC Milan, Rossoneri Kini Menunggu Restu Presiden Lazio

Dukungan Masif dari Publik San Siro

Kabar mengenai keengganan Modric untuk menepi dari lapangan hijau langsung memicu gelombang antusiasme yang luar biasa dari para pendukung setia Il Diavolo Rosso di seluruh dunia.

Bagi Milanisti, kehadiran sosok gelandang legendaris dengan determinasi tinggi seperti Modric merupakan berkah tersendiri yang dapat memberikan stabilitas mental serta ketenangan bermain yang sangat dibutuhkan oleh tim di saat-saat krusial.

Memilih untuk terus bertarung di level tertinggi ketika usia tidak lagi muda merupakan cerminan dari dedikasi tanpa batas dan kecintaan yang sangat mendalam terhadap dunia kulit bundar.

Melalui keputusan berani untuk menunda masa pensiun dan tetap bertahan bersama AC Milan, Luka Modric menegaskan bahwa sentuhan magis serta visi bermainnya yang jenius masih sangat layak untuk dinikmati di panggung elite sepak bola Eropa.  (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#luka modric #AC Milan #eropa