Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rasis kepada Pemain Timnas Prancis di Piala Dunia 2026, Eks Kiper Legendaris Chilavert Dilaporkan FFF ke FIFA

Bihan Mokodompit • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:24 WIB
Legenda Paraguay, Luis Chillavert dituntut oleh Federasi Sepakbola Perancis menyusul ujaran rasisme
Legenda Paraguay, Luis Chillavert dituntut oleh Federasi Sepakbola Perancis menyusul ujaran rasisme

RADARTUBAN – Langkah hukum dan protes keras resmi dilayangkan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF). Langkah ini diambil menyusul insiden pelecehan verbal yang mencederai nilai sportivitas serta kampanye kesetaraan di panggung sepak bola internasional.

Ketua FFF secara terbuka mengecam mantan penjaga gawang legendaris Paraguay, Jose Luis Chilavert. Komentar rasis dan diskriminatif Chilavert itu dialamatkan kepada para penggawa tim nasional Prancis seusai laga krusial di ajang Piala Dunia 2026.

Ketegangan memuncak setelah Chilavert mengeluarkan kalimat yang menghina etnisitas dan latar belakang para pemain Les Bleus melalui platform media sosial pribadinya. Ucapan figur publik asal Amerika Selatan tersebut langsung memicu gelombang kemarahan massal dari pencinta sepak bola di seluruh dunia.

Baca Juga: Sang Penyihir Kecil Gantung Sepatu, Legenda Arsenal dan Timnas Spanyol Santi Cazorla Resmi Pensiun

Ketua FFF menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap segala bentuk diskriminasi, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.

Federasi Prancis dilaporkan telah mengumpulkan seluruh bukti materiil terkait komentar tersebut untuk diteruskan ke Komite Disiplin FIFA. Mereka menuntut adanya sanksi sosial serta hukum yang menjerakan bagi sang mantan kiper.

Di sisi lain, serangan verbal ini justru memicu gelombang solidaritas yang luar biasa dari berbagai kalangan sepak bola global. Mulai dari sesama pemain bintang, jajaran pelatih top, hingga suporter internasional bersatu memberikan dukungan moril kepada timnas Prancis.

Sikap tegas FFF dinilai tepat sebagai bentuk perlindungan psikologis bagi para pemain agar tetap fokus mengarungi sisa turnamen akbar tersebut.

Publik sepak bola kini tengah menanti langkah konkret dari otoritas tertinggi sepak bola dunia (FIFA). Berdasarkan regulasi ketat penanganan isu rasisme, Chilavert terancam mendapatkan hukuman berat berupa larangan menghadiri seluruh aktivitas pertandingan di bawah naungan FIFA serta denda finansial yang masif.

Mengeluarkan pernyataan diskriminatif di era sepak bola modern merupakan kesalahan fatal yang dapat menghancurkan reputasi besar. Melalui kecaman keras dan penegakan hukum yang konsisten dari FFF, industri olahraga dunia kembali diingatkan untuk terus memerangi rasisme demi menjaga keutuhan sepak bola. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Sepak Bola #prancis #rasisme