RADARTUBAN - Persija Jakarta akhirnya meresmikan satu lagi kepingan penting untuk menyambut Super League 2026/27. Macan Kemayoran mengumumkan perekrutan bek kanan asal Bosnia-Herzegovina, Kerim Memija, yang dikontrak selama dua musim hingga akhir kompetisi 2027/28.
Kehadiran pemain berusia 30 tahun itu menjadi sinyal bahwa Persija tidak sekadar memburu nama besar, tetapi juga sosok berpengalaman yang telah terbukti membawa timnya meraih prestasi.
Memija datang dengan reputasi sebagai fullback modern yang agresif membantu serangan sekaligus disiplin menjaga lini belakang.
Datang dengan Mental Juara
Sebelum menerima pinangan Persija, Memija menghabiskan lima musim bersama HSK Zrinjski Mostar, salah satu klub elite Bosnia-Herzegovina.
Selama periode tersebut, ia mencatatkan 183 penampilan, mencetak tiga gol, serta mengemas 17 assist.
Lebih impresif lagi, mantan pemain Timnas Bosnia-Herzegovina U-21 itu ikut mengantarkan Zrinjski meraih delapan gelar domestik.
Catatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan besar bersama Persija yang selalu dibebani target juara setiap musim.
Statistik itu juga menunjukkan bahwa Memija bukan hanya bek bertahan murni. Ia dikenal aktif membuka ruang di sisi kanan dan memiliki akurasi umpan yang mampu menciptakan peluang berbahaya.
Persija Kirim Sinyal Serius Berburu Gelar
Manajemen Persija melalui pernyataan resminya menyebut perekrutan Kerim Memija merupakan bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad demi menghadapi ketatnya persaingan Super League musim 2026/27.
"Kami menyambut Kerim Memija sebagai bagian dari keluarga besar Persija. Pengalaman, kualitas, dan mental juaranya diharapkan memberi dampak positif bagi tim dalam mencapai target yang telah ditetapkan," tulis pernyataan resmi klub.
Masuknya Memija memperlihatkan arah pembangunan skuad Persija yang semakin jelas.
Klub ibu kota tidak hanya mengejar pemain asing berkualitas, tetapi juga figur yang sudah terbiasa bermain dalam atmosfer perebutan gelar.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti. Publik Jakarta tentu berharap pengalaman delapan trofi yang dibawa Memija bisa berlanjut menjadi akhir penantian panjang Macan Kemayoran meraih mahkota liga. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni