Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Christian Pulisic Disorot Usai Piala Dunia 2026, Landon Donovan Minta Evaluasi Lingkaran Terdekat

Bihan Mokodompit • Jumat, 10 Juli 2026 | 07:54 WIB
Striker Timnas AS, Christian Pulisic, saat mendapatkan arahan dari sang pelatih, Mauricio Pochettino. (Instagram/cmpulisic)
Striker Timnas AS, Christian Pulisic, saat mendapatkan arahan dari sang pelatih, Mauricio Pochettino. (Instagram/cmpulisic)

RADARTUBAN - Christian Pulisic kembali menjadi sorotan setelah perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari harapan usai disingkirkan Belgia pada babak 16 besar.

Sebagai kapten sekaligus ikon sepak bola Amerika Serikat, Christian Pulisic memikul ekspektasi yang sangat besar selama turnamen berlangsung.

Dukungan terhadap pemain AC Milan tersebut terlihat di berbagai stadion yang menjadi tuan rumah pertandingan Amerika Serikat.

Jersey AC Milan dengan nama Christian Pulisic menjadi salah satu atribut yang paling banyak dikenakan para pendukung.

Bahkan, banyak suporter rela membeli aksesori bergambar tato khas sang pemain demi menunjukkan dukungan mereka.

Baca Juga: AC Milan Dibuat Deg-degan! Christian Pulisic Minta Gaji Naik, Tawaran Fantastis MLS Menggoda Sang Bintang

Antusiasme itu menjadi bukti besarnya pengaruh Christian Pulisic terhadap perkembangan sepak bola di Amerika Serikat.

Cedera Ganggu Penampilan Christian Pulisic

Performa Christian Pulisic sebenarnya sempat menjanjikan saat menghadapi Paraguay pada laga pembuka fase grup.

Ia tampil agresif dan terus memberikan ancaman ke lini pertahanan lawan.

Tekanan yang diberikannya membuat Damián Bobadilla mencetak gol bunuh diri.

Christian Pulisic juga menyumbang assist untuk gol Folarin Balogun yang membawa Timnas Amerika Serikat memperbesar keunggulan.

Namun situasi berubah setelah jeda pertandingan. Christian Pulisic mengalami cedera betis yang membatasi kontribusinya pada sisa pertandingan fase grup.

Ia hanya sempat tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Türkiye dalam laga yang sudah tidak menentukan.

Memasuki fase gugur, performa Christian Pulisic belum mampu kembali ke level terbaiknya.

Saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina, ia gagal memberikan pengaruh besar terhadap permainan Timnas Amerika Serikat.

Baca Juga: Christian Pulisic Diminati NYCFC, AC Milan Tegaskan Sang Bintang Tidak Dijual

Puncaknya terjadi pada laga melawan Belgia. Christian Pulisic harus meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berlangsung satu jam akibat mengalami cedera pergelangan kaki.

Setelah peluit akhir berbunyi, pemain berusia 27 tahun tersebut tampak menangis karena gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Ungkapan Hati Christian Pulisic Setelah Tersingkir

Dua hari setelah kekalahan tersebut, Christian Pulisic akhirnya menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya.

Ia mengaku sulit menerima kenyataan bahwa perjalanan Timnas Amerika Serikat harus berakhir lebih cepat.

"Sulit menemukan kata-kata yang tepat."

"Saya ingin memulai dengan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah percaya kepada kami. Dukungan kalian membawa kami sejauh ini. Pada akhirnya, penampilan kami memang belum cukup baik dan saya ingin bisa memberikan jauh lebih banyak. Saya tetap merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari tim ini. Kenangan musim panas ini akan saya bawa seumur hidup."

"Ini baru permulaan bagi kami dan juga bagi perkembangan olahraga ini di Amerika."

Meski kecewa, Christian Pulisic menegaskan dirinya tetap bangga menjadi bagian dari Timnas Amerika Serikat.

Ia juga mengaku sudah tidak sabar kembali memperkuat negaranya pada agenda internasional berikutnya.

Baca Juga: Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan, Brian Riemer Akui Semua Pemain Syok

Dengan usianya yang masih 27 tahun, Christian Pulisic diperkirakan masih menjadi pemain penting bagi Timnas Amerika Serikat menuju Piala Dunia 2030 apabila mereka berhasil lolos.

Landon Donovan Beri Masukan kepada Christian Pulisic

Legenda sepak bola Amerika Serikat, Landon Donovan, turut memberikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi Christian Pulisic.

Dalam podcast Unfiltered Soccer, Donovan mengaku memahami tekanan yang dirasakan Christian Pulisic.

"Saya pernah berada di posisinya. Saya tahu bagaimana rasanya. Perasaan itu benar-benar sama."

Namun, Landon Donovan menilai persoalan yang dihadapi Christian Pulisic bukan hanya berasal dari performanya di lapangan.

Ia justru menyoroti orang-orang yang berada di sekitar sang pemain.

"Banyak orang sudah merasa lelah dengan cara segala sesuatu di sekelilingnya ditangani."

"Bukan berarti itu sepenuhnya berasal dari dirinya, tetapi lebih kepada agen-agennya, keluarganya, orang-orang di lingkaran terdekatnya, mereka yang memberikan pengaruh. Banyak orang sudah muak dengan cara mereka memperlakukan orang lain. Mereka menangani banyak hal dengan buruk. Setiap kali ada permintaan wawancara, jawabannya selalu 'tidak'. Orang-orang juga tidak diberi kesempatan untuk mendekatinya."

"Dia juga tidak menyapa para komentator yang meliput semua pertandingan ketika berpapasan. Sementara pemain-pemain lain datang, berjabat tangan, dan mengucapkan salam."

"Ada kesan bahwa orang-orang tidak bisa mendekatinya. Dan saya sebenarnya tidak berpikir itu berasal dari dirinya. Saya rasa itu lebih disebabkan oleh orang-orang di sekelilingnya. Mereka harus berhenti melakukan hal seperti itu, dan Pulisic perlu berbicara dengan mereka serta mengatakan, 'Teman-teman, ini tidak membantu saya.'"

Landon Donovan mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami tekanan serupa setelah kegagalan Amerika Serikat di Piala Dunia 2006.

Ia kemudian memilih menjalani terapi dan melakukan introspeksi terhadap kehidupan pribadinya.

"Pengalaman itu membuat saya melihat kehidupan dan karier saya secara jujur untuk pertama kalinya. Hal itu memungkinkan saya melakukan banyak percakapan penting dengan orang-orang yang saya cintai mengenai berbagai hal, bukan hanya sepak bola. Dan itu mengubah hidup saya selamanya, ke arah yang jauh lebih baik."

Pernyataan Landon Donovan menjadi masukan yang menarik bagi Christian Pulisic.

Di tengah kekecewaan setelah Piala Dunia 2026, Christian Pulisic diharapkan mampu bangkit dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk membawa Timnas Amerika Serikat tampil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#landon donova #piala dunia #christian pulisic #AC Milan #timnas amerika serikat