Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

VALD Performance Jadi Senjata Baru Persebaya Tingkatkan Performa Pemain Jelang Super League 2026/2027

Bihan Mokodompit • Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:03 WIB
Program latihan Persebaya. (Dok. Persebaya)
Program latihan Persebaya. (Dok. Persebaya)

RADARTUBAN - VALD Performance Persebaya menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan Bajol Ijo menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Seluruh pemain Persebaya menjalani measurement test Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Kamis (9/7) sebagai bagian dari program evaluasi kondisi fisik.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara klub dengan DBL Indonesia melalui Persebaya Academy dalam mengembangkan sistem sports science Persebaya yang lebih modern dan berbasis data.

Berbeda dengan pengukuran fisik konvensional, kali ini Persebaya memanfaatkan perangkat VALD Performance Persebaya yang selama ini telah digunakan oleh banyak klub elite dunia.

Teknologi tersebut bahkan menjadi bagian penting dalam sistem pemantauan fisik mayoritas klub Premier League Inggris.

Baca Juga: Persebaya Resmi Rekrut Yann Mabella, Striker Haus Gol dari Liga Malaysia Siap Mengguncang Super League

Pemanfaatan perangkat ini di Indonesia masih tergolong baru meski telah lama digunakan di berbagai negara dengan industri sepak bola maju.

PSSI juga mulai memperkenalkan teknologi tersebut secara lebih luas melalui Medical Workshop yang digelar tahun ini sebagai bagian dari pengembangan sports science sepak bola nasional.

Persebaya bersama DBL Indonesia justru telah lebih dahulu berinvestasi pada perangkat tersebut sejak tahun lalu.

Sports Science Jadi Fondasi Peningkatan Performa Pemain

Keberadaan sports science Persebaya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemantauan kondisi fisik setiap pemain secara objektif.

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, mengatakan teknologi tersebut mampu memberikan data yang jauh lebih rinci dibanding metode pengukuran biasa.

"Melalui sistem ini kami dapat mengukur berbagai aspek kemampuan fisik pemain, terutama kekuatan otot dan daya ledak. Kami mengevaluasi kekuatan otot abduktor, otot paha depan, kemampuan lompatan vertikal dan horizontal, serta kondisi hamstring," jelasnya.

Data hasil measurement test Persebaya kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi penurunan performa maupun risiko cedera.

"Dari data tersebut kami bisa mengetahui apakah ada ketidakseimbangan antara sisi kanan dan kiri tubuh pemain yang perlu mendapat perhatian khusus," tambah pelatih asal Portugal tersebut.

Pendekatan berbasis data itu menjadi bagian penting dari pengembangan sports science Persebaya yang terus diperkuat musim ini.

Baca Juga: Resmi! Persebaya Boyong Diogo Ramalho dari Liga Rumania, Sinyal Bajul Ijo Serius Kejar Gelar Juara

Pemain Sambut Positif Measurement Test

Penyerang anyar asal Kongo, Yann Mabella, menilai measurement test Persebaya memberikan manfaat besar bagi pemain.

Menurut Mabella, hasil pengukuran membantu pemain memahami kondisi tubuh secara lebih detail.

"Tentunya sangat baik bagi pemain menjalani tes seperti ini. Dari hasil tes, kami bisa mengetahui kondisi tubuh saat ini dan area mana yang perlu ditingkatkan selama musim berjalan untuk membantu mencegah cedera," ujar Mabella.

Mabella mengikuti berbagai tes kekuatan otot seperti hamstring dan quadriceps menggunakan perangkat VALD Performance Persebaya.

Ia juga mengapresiasi pendampingan dari tim Persebaya Academy selama proses pengujian berlangsung.

"Semua instruksinya sangat jelas. Ada staf yang mendampingi dan menjelaskan setiap tahapan tes dengan baik, sehingga kami bisa memahami apa yang harus dilakukan," katanya.

Kiper Timnas Indonesia Ernando Ari juga menyebut measurement test Persebaya menjadi bagian penting dalam menyusun program latihan sepanjang musim.

"Tes seperti ini sangat penting karena membantu tim pelatih menentukan porsi latihan yang tepat, apakah pemain siap menjalani latihan dengan intensitas tinggi, sedang, atau masih perlu penyesuaian. Semua bisa terlihat dari hasil measurement test yang dilakukan," ucap Ernando.

Baca Juga: Toni Firmansyah Tetap Berlatih Keras Demi Sambut Super League 2026/27 Bersama Persebaya

Persebaya Bangun Fondasi Jangka Panjang Berbasis Data

CEO Persebaya Azrul Ananda menegaskan investasi terhadap VALD Performance Persebaya merupakan bagian dari pembangunan fondasi klub untuk jangka panjang.

"Sejak tahun lalu kami sudah membangun gym dan terus melengkapinya. Kemudian sejak awal tahun Persebaya Academy bersama DBL Indonesia sudah investasi perangkat sports science seperti VALD Performance ini," jelas Azrul.

Selain memperkuat fasilitas latihan, klub juga mengembangkan berbagai sistem analisis performa, scouting, hingga pengambilan keputusan teknis berbasis data.

Menurut Azrul, pengembangan sports science Persebaya diharapkan memberi dampak nyata terhadap prestasi tim.

"Tentu harapannya ini semua bisa membantu Persebaya meraih target tertinggi musim ini. Paling tidak, akan menjadi fondasi yang lebih baik dan konsisten untuk Persebaya dalam jangka menengah dan panjang," tambahnya.

Ragam Teknologi VALD Performance yang Digunakan

Perangkat VALD Performance Persebaya terdiri atas sejumlah sistem pengukuran yang memiliki fungsi berbeda.

ForceDecks digunakan untuk mengukur daya ledak, kekuatan otot, tingkat kelelahan, hingga mendeteksi ketidakseimbangan antara kaki kanan dan kiri.

ForceFrame dipakai untuk mengukur kekuatan otot paha, pinggul, selangkangan, serta bahu khusus bagi penjaga gawang.

NordBord berfungsi menguji kekuatan hamstring sehingga risiko cedera akibat sprint dapat ditekan.

HumanTrak membantu menganalisis kualitas gerakan pemain ketika melompat maupun mendarat agar potensi cedera ligamen dapat diminimalkan.

Sementara SmartSpeed digunakan untuk mengukur kelincahan, kecepatan perubahan arah, kapasitas aerobik, dan daya tahan pemain melalui T-Test maupun Bronco Test.

Kolaborasi bersama Persebaya Academy dan DBL Indonesia menjadikan penggunaan teknologi tersebut terintegrasi dalam sistem pemantauan fisik seluruh pemain.

Melalui dukungan sports science Persebaya, klub berharap setiap pemain memasuki musim baru dengan kondisi terbaik, performa yang lebih optimal, dan risiko cedera yang lebih rendah. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#VALD Performance #cedera #PERSEBAYA #Super League