RADARTUBAN- Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) secara resmi mengumumkan penunjukan mantan striker legendaris mereka, Diego Forlan, sebagai manajer baru tim nasional La Celeste.
Langkah besar ini diambil oleh pihak federasi guna merombak total arah taktis tim sekaligus membuka lembaran baru pasca-evaluasi menyeluruh terhadap performa timnas belakangan ini.
Meskipun hanya berstatus sementara (hingga Maret 2027), Diego Forlan tidak ingin membuang waktu guna memperbaiki warisan skuat yang ditinggal pelatih sebelumnya yakni Marcelo Bielsa.
Kembalinya Sang Pahlawan Piala Dunia ke Skuad Utama
Kehadiran Diego Forlan di kursi kepelatihan langsung disambut dengan gelombang antusiasme yang sangat luar biasa dari publik sepak bola Uruguay.
Mantan bomber tajam Manchester United dan Atletico Madrid yang pernah menyabet gelar pemain terbaik (Golden Ball) di Piala Dunia 2010 tersebut dinilai memiliki karisma, mentalitas juara, serta pemahaman mendalam yang dibutuhkan untuk membimbing generasi baru pemain Uruguay.
Misi Besar Membangun Ulang Fondasi Taktis La Celeste
Tugas berat sudah menanti Forlan di atas meja kerjanya. Juru taktik berusia 47 tahun tersebut ditargetkan untuk melakukan penyegaran skuad dengan mengintegrasikan talenta-talenta muda potensial ke dalam tim utama, sekaligus membenahi filosofi permainan Uruguay agar tampil lebih agresif dan kompetitif di kancah internasional.
Fokus Penuh Menuju Target Turnamen Mayor Berikutnya
Manajemen AUF memberikan kontrak jangka panjang kepada Diego Forlan guna memastikan proyek pembangunan ulang tim berjalan dengan stabilitas tinggi.
Mantan arsitek Penarol ini menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja keras menata organisasi permainan tim, memperbaiki mentalitas bertanding anak asuhnya, serta mempersiapkan armada La Celeste dengan matang demi merebut prestasi tertinggi di turnamen-turnamen mayor mendatang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni