RADARTUBAN - Adhyaksa FC mulai menunjukkan keseriusannya membangun skuad yang kompetitif untuk menghadapi Super League 2026/27. Klub promosi tersebut kini dikaitkan dengan dua bek asal Brasil yang sudah memiliki pengalaman tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dua nama yang mencuat adalah Leonardo Lelis, mantan bek Persebaya Surabaya, serta Douglas Cruz yang musim lalu memperkuat Persijap Jepara.
Keduanya disebut masuk dalam radar Adhyaksa FC untuk memperkuat sektor pertahanan.
Langkah ini dinilai cukup masuk akal. Sebagai tim promosi, Adhyaksa membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kualitas individu, tetapi juga memahami atmosfer dan tuntutan kompetisi Super League. Pengalaman menjadi faktor penting agar proses adaptasi tim berjalan lebih cepat.
Baca Juga: Alarm Klub Indonesia! FIFA Tambah Adhyaksa FC ke Daftar Sanksi, Transfer Pemain Terancam Tertahan
Berburu Pengalaman untuk Debut di Super League
Leonardo Lelis membawa modal pengalaman sebagai bek tangguh yang pernah menjadi bagian penting lini belakang Persebaya.
Sementara Douglas Cruz tampil cukup konsisten bersama Persijap dan dikenal memiliki kemampuan membaca permainan serta duel udara yang baik.
Apabila kedua pemain benar-benar bergabung, pertahanan Adhyaksa FC berpotensi menjadi salah satu kekuatan utama mereka pada musim perdana di kasta tertinggi.
Belum Ada Pengumuman Resmi dari Klub
Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Adhyaksa FC maupun kedua pemain terkait kabar tersebut.
Informasi yang beredar masih sebatas rumor bursa transfer menjelang bergulirnya Super League 2026/27.
Bursa transfer memang masih terbuka dan berbagai manuver diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Adhyaksa FC pun diyakini belum selesai berburu pemain.
Jika transfer Leonardo Lelis dan Douglas Cruz benar-benar terealisasi, itu akan menjadi sinyal bahwa Adhyaksa FC tidak sekadar ingin menjadi tim pelengkap di Super League.
Klub promosi tersebut tampaknya tengah menyusun fondasi yang kokoh untuk bersaing dengan para penghuni lama kompetisi elite Indonesia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni