RADARTUBAN – Paulo Dybala akhirnya menutup semua spekulasi mengenai masa depannya. Penyerang asal Argentina itu resmi memperpanjang kontraknya bersama AS Roma hingga 2027, lengkap dengan opsi perpanjangan semusim hingga 2028.
Keputusan tersebut sekaligus mematahkan rumor yang selama berbulan-bulan mengaitkannya dengan Boca Juniors, Major League Soccer (MLS), hingga klub-klub kaya asal Arab Saudi.
Kesetiaan Dybala Kalahkan Godaan Uang Besar
Kabar kepastian ini disampaikan pakar transfer Eropa Nico Schira melalui akun X miliknya. Dalam unggahannya, Schira menegaskan bahwa seluruh dokumen telah rampung dan kesepakatan sudah dikonfirmasi.
"Kesepakatan selesai dan telah dikonfirmasi! Paulo Dybala memperpanjang kontraknya bersama AS Roma hingga 2027 dengan gaji 2,5 juta euro per musim ditambah bonus serta opsi hingga 2028. La Joya menolak Boca Juniors, MLS, dan klub-klub Arab Saudi demi kembali bertahan di Roma," tulis Nico Schira.
Kontrak baru tersebut membuat Dybala tetap menjadi salah satu proyek utama Giallorossi.
Meski nilai gajinya disebut mencapai 2,5 juta euro per musim ditambah bonus, keputusan sang pemain dinilai lebih didorong oleh faktor proyek olahraga dibanding sekadar nilai finansial.
Roma Pertahankan Ikon, Kirim Sinyal Serius
Langkah mempertahankan Dybala menjadi sinyal kuat bahwa Roma belum menyerah dalam persaingan papan atas Serie A.
Di tengah derasnya arus pemain bintang yang memilih hijrah ke liga dengan bayaran fantastis, Dybala justru mengambil arah berbeda.
Keputusan ini juga memperlihatkan bahwa Roma masih mampu menjaga kepercayaan pemain kelas dunia.
Kesetiaan La Joya menjadi suntikan moral besar bagi suporter sekaligus fondasi penting untuk membangun skuad yang lebih kompetitif menghadapi musim mendatang.
Bagi Roma, mempertahankan Dybala bukan sekadar memperpanjang kontrak. Ini adalah kemenangan besar di bursa transfer—sebuah pernyataan bahwa ambisi klub masih hidup, dan sang maestro Argentina tetap memilih mengenakan seragam Giallorossi daripada mengejar gemerlap tawaran dari luar Italia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni