RADARTUBAN- Dunia sepak bola kembali diselimuti awan hitam setelah munculnya kabar duka yang sangat mengejutkan dari daratan Eropa.
Wasit profesional asal Belanda, Rob Dieperink, dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya pada usia yang tergolong masih sangat produktif, yakni 38 tahun.
Keputusan Pahit di Menit-Menit Akhir Sebelum Turnamen
Kabar kepergian Rob Dieperink terasa sangat memilukan lantaran terjadi hanya berselang beberapa minggu setelah dirinya menerima keputusan pahit dari otoritas sepak bola tertinggi.
Sang pengadil lapangan sejatinya telah terpilih secara resmi ke dalam daftar korps baju hitam yang akan bertugas di ajang bergengsi Piala Dunia 2026.
Namun, secara mendadak, namanya didepak dan dicoret oleh FIFA dari daftar resmi pada bulan Mei lalu.
Baca Juga: Ditolak Masuk AS, Wasit Somalia Omar Artan Disambut Meriah Oleh Rakyat
Spesialis Ruang VAR Andalan Eropa
Di panggung sepak bola modern, nama Rob Dieperink dikenal luas sebagai salah satu perangkat pertandingan yang memiliki kompetensi tinggi di bidang teknologi.
Ia awalnya diproyeksikan oleh FIFA untuk memegang peran krusial sebagai petugas Video Assistant Referee (VAR) sepanjang turnamen akbar musim panas ini berlangsung.
Kemampuannya dalam menganalisis rekaman gambar dengan cepat di kompetisi domestik KNVB Belanda menjadikannya salah satu aset penting perwasitan Eropa sebelum keputusan pencoretan itu terjadi.
Ucapan Belasungkawa Mengalir dari Komunitas Sepak Bola
Hingga saat ini, kabar kepergian Dieperink langsung memicu gelombang simpati dan ucapan duka cita mendalam dari rekan sejawat sesama wasit, para pemain, hingga jajaran petinggi federasi sepak bola.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar sepak bola Belanda yang kehilangan salah satu talenta terbaiknya di korps pengadil lapangan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni