Final Piala Dunia 2026: Lionel Messi Bersiap Menutup Era, Lamine Yamal Siap Menyambut Takhta Baru

Bihan Mokodompit • Dipublikasikan Jumat, 17 Juli 2026 | 09:34 WIB
Lionel Messi dan Lamine Yamal. (instagram.com/leomessi & lamineyamal)
Lionel Messi dan Lamine Yamal. (instagram.com/leomessi & lamineyamal)

RADARTUBAN - Final Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah karena mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal dalam duel yang dinilai sebagai simbol pergantian generasi sepak bola dunia.

Pertandingan antara Timnas Argentina dan Spanyol di Stadion MetLife pada 19 Juli tidak hanya menentukan juara dunia, tetapi juga menghadirkan kisah emosional yang menyatukan masa lalu dan masa depan sepak bola.

Bagi Lionel Messi, laga tersebut diyakini menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Argentina di ajang internasional.

Di sisi lain, Lamine Yamal hadir sebagai pemain muda yang disebut-sebut siap melanjutkan warisan yang selama ini identik dengan nama Messi.

Baca Juga: Tragis, Wasit Belanda Rob Dieperink Meninggal Dunia Setelah Dicoret FIFA dari Piala Dunia!

Pertemuan keduanya menjadi momen yang telah lama dinantikan para pencinta sepak bola dunia.

Final Piala Dunia 2026 Jadi Simbol Pergantian Generasi

Final Piala Dunia 2026 menjadi panggung yang dianggap sangat tepat untuk menandai berakhirnya era Lionel Messi sekaligus dimulainya babak baru bersama Lamine Yamal.

Pendukung Argentina bernama Sirj menilai pertandingan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar perebutan trofi.

"Ini puitis. Seolah semuanya kembali ke titik awal, estafet dari pemain terhebat sepanjang masa kepada sosok yang berpotensi menjadi yang terhebat berikutnya," ujar Sirj kepada Sports Illustrated.

Pendukung Argentina lainnya, Tokul, juga memandang laga tersebut sebagai penutup sempurna bagi perjalanan panjang Messi.

"Ini adalah akhir yang sempurna seperti dalam buku cerita untuk karier Messi," katanya.

Pandangan tersebut semakin memperkuat anggapan bahwa Final Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling ikonik dalam sejarah sepak bola.

Lionel Messi dan Lamine Yamal Pernah Bertemu Saat Masih Bayi

Banyak penggemar mungkin baru mengetahui bahwa Lionel Messi dan Lamine Yamal sebenarnya pernah bertemu hampir dua dekade lalu.

Pada 2007, Messi mengikuti sesi pemotretan amal yang digelar Barcelona bersama UNICEF dan Yayasan Barça di Camp Nou.

Dalam sesi tersebut, Messi berfoto dengan seorang bayi berusia enam bulan yang ternyata adalah Lamine Yamal.

Fotografer Joan Monfort menceritakan bagaimana momen tersebut terjadi secara tidak sengaja.

Baca Juga: Efek Fantastis Piala Dunia 2026, Ratusan Bayi Baru Lahir Dinamai Erling Haaland Berkat Performa Gemilangnya

"UNICEF mengadakan undian di lingkungan Rocafonda, Mataró, tempat keluarga Lamine tinggal. Keluarganya mendaftar agar bisa berfoto di Camp Nou bersama seorang pemain Barcelona, dan mereka memenangkan undian itu.

"Awalnya Messi bahkan tidak tahu bagaimana cara menggendongnya. Messi adalah sosok yang cukup pendiam dan pemalu. Ia baru keluar dari ruang ganti, lalu tiba-tiba mendapati dirinya berada di ruangan lain dengan sebuah bak plastik berisi air dan seorang bayi di dalamnya. Situasinya cukup rumit.

"Melihat Lamine tumbuh menjadi seorang pesepak bola, lalu memiliki foto itu, saya benar-benar senang semua itu terjadi. Terlebih lagi, dalam sepak bola masa kini, kisah ini terasa sangat istimewa."

Kisah tersebut kini kembali menjadi perbincangan menjelang Final Piala Dunia 2026.

Lamine Yamal Mengikuti Jejak Lionel Messi di Barcelona

Lamine Yamal berkembang melalui akademi Barcelona seperti yang pernah dilakukan Lionel Messi.

Pemain kidal itu menjalani debut bersama tim utama Barcelona pada usia 15 tahun.

Yamal kemudian dipercaya mengenakan nomor punggung 10 yang sebelumnya identik dengan Lionel Messi.

Musim lalu, Yamal mencetak 16 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak Barcelona di La Liga.

Ia juga menyumbangkan 11 assist yang membantu Barcelona mempertahankan gelar liga.

Baca Juga: Terungkap Daftar Pemain Terkaya Piala Dunia 2026, Ronaldo Melesat Jauh Tinggalkan Messi

Gaya bermain Yamal pun dinilai memiliki banyak kemiripan dengan Lionel Messi.

Pendukung Argentina bernama Zoltan melihat kesamaan tersebut dari cara keduanya mengolah bola.

"Ada begitu banyak keajaiban dalam cara mereka menguasai bola, menggiring bola, dan bergerak. Menyaksikan kemampuan Messi mengolah bola dan cara ia bergerak selalu indah. Hal yang sama juga saya lihat pada Yamal. Walaupun ini mungkin turnamen terakhir Messi, masa depan sepak bola dunia tetap sangat menjanjikan."

Sirj juga mengungkapkan penilaiannya terhadap karakter permainan Yamal.

"Yamal memiliki ketenangan yang juga dimiliki Messi. Dalam hal itu, ia sangat mengingatkan saya kepada Messi. Ketenangan, rasa lapar akan kemenangan, semangat, dan ketegasan yang mereka miliki benar-benar luar biasa."

Lamine Yamal Ingin Membangun Jalannya Sendiri

Meski sering dibandingkan dengan Lionel Messi, Lamine Yamal menegaskan bahwa dirinya ingin dikenal melalui pencapaiannya sendiri.

"Tujuan saya bukan untuk dibandingkan dengan Messi, Cristiano Ronaldo, atau Neymar. Tujuan saya adalah agar nama saya disebut sejajar dengan mereka. Jadi, nama saya akan berada di kelompok itu," ujar Yamal.

Pernyataan tersebut menunjukkan ambisi besar pemain muda Spanyol itu.

Meski masih menjalani pemulihan cedera hamstring, kontribusi Yamal tetap penting dalam perjalanan Spanyol menuju partai puncak.

Ia menjadi ancaman utama dari sisi sayap sepanjang turnamen.

Lionel Messi Percaya Masa Depan Cerah Menanti Lamine Yamal

Lionel Messi juga memberikan pujian kepada pemain muda tersebut sebelum turnamen dimulai.

"Ada generasi baru pesepak bola yang sangat bagus dan memiliki masa depan panjang. Namun jika saya harus memilih satu pemain berdasarkan usianya, apa yang sudah ia lakukan sejauh ini, dan masa depannya, maka pilihan saya adalah Lamine. Tidak diragukan lagi, menurut saya dia yang terbaik," kata Messi.

Ucapan itu semakin memperkuat anggapan bahwa tongkat estafet sepak bola dunia perlahan mulai berpindah tangan.

Apabila benar menjadi laga terakhir Messi bersama Timnas Argentina, maka Final Piala Dunia 2026 akan menjadi penutup yang emosional bagi sang legenda sekaligus pembuka era baru bagi Lamine Yamal yang kini digadang-gadang sebagai penerusnya di panggung sepak bola dunia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
lamine yamal final piala dunia 2026 spanyol Lionel Messi timnas Argentina