RADARTUBAN - Chelsea kembali menunjukkan agresivitasnya di bursa transfer musim panas 2026. The Blues dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Aston Villa untuk mendatangkan Morgan Rogers setelah tawaran senilai 117 juta poundsterling diterima.
Informasi tersebut disampaikan jurnalis senior The Athletic, David Ornstein, yang dikenal sebagai salah satu sumber paling kredibel dalam pemberitaan transfer sepak bola Eropa.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Rogers akan menjadi salah satu pembelian termahal dalam sejarah Chelsea.
Kesepakatan Hampir Rampung
David Ornstein mengungkapkan bahwa proses transfer kini hanya tinggal menuntaskan dokumen akhir sebelum diumumkan secara resmi.
"Chelsea telah mencapai kesepakatan verbal dengan Aston Villa untuk merekrut Morgan Rogers setelah tawaran sebesar 117 juta pound sterling diterima. Kesepakatan kini sedang difinalisasi, dengan pemain berusia 23 tahun itu akan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Tes medis dijadwalkan berlangsung pada Senin," tulis David Ornstein.
Kontrak jangka panjang tersebut menjadi bukti bahwa Chelsea memproyeksikan Rogers sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Investasi Besar Demi Masa Depan
Nilai transfer 117 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,6 triliun menjadi sinyal kuat bahwa Chelsea tidak sekadar membeli pemain berbakat, tetapi juga berinvestasi pada sosok yang diyakini mampu menjadi tulang punggung lini serang dalam beberapa musim mendatang.
Di usia 23 tahun, Rogers dinilai memiliki kombinasi kecepatan, kemampuan membawa bola, kreativitas, serta fleksibilitas bermain di beberapa posisi menyerang. Karakter itulah yang diyakini sesuai dengan arah pembangunan skuad Chelsea.
Meski demikian, kepindahan ini masih menunggu penyelesaian administrasi dan hasil tes medis.
Selama belum ada pengumuman resmi dari Chelsea maupun Aston Villa, transfer belum sepenuhnya tuntas.
Namun, dengan kesepakatan verbal yang telah tercapai, peluang Morgan Rogers mengenakan seragam biru Stamford Bridge kini tinggal menghitung waktu. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni