Garudayaksa FC Resmi Tunjuk Milos Joksic, Jan Olde Riekerink Tersisih dari Bursa Kursi Pelatih Utama

Tulus Widodo • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB
Garudayaksa FC mengumumkan Milos Joksic sebagai pelatih kepala. (instagram.com/garudayaksafc.official)
Garudayaksa FC mengumumkan Milos Joksic sebagai pelatih kepala. (instagram.com/garudayaksafc.official)

RADARTUBAN – Spekulasi mengenai sosok pelatih Garudayaksa FC akhirnya terjawab. Klub promosi Super League 2026/2027 itu resmi menunjuk pelatih asal Serbia, Milos Joksic, sebagai arsitek tim untuk menjalani musim perdananya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Keputusan ini sekaligus mematahkan berbagai rumor yang sebelumnya mengaitkan Garudayaksa FC dengan mantan pelatih Dewa United asal Belanda, Jan Olde Riekerink. 

Manajemen justru menjatuhkan pilihan kepada sosok yang sudah kenyang pengalaman di Liga Thailand.

Baca Juga: Persiraja Mengamuk, Garudayaksa dan Barito Mantap di Puncak: Liga 2 Championship Makin Panas

Berbekal Pengalaman di Liga Thailand

Sebelum menerima pinangan Garudayaksa FC, Milos Joksic menangani Uthai Thani FC di kasta tertinggi Liga Thailand. 

Pelatih berkebangsaan Serbia itu memimpin klub tersebut dalam dua periode berbeda sepanjang 2024 hingga 2026.

Pengalamannya di kompetisi Asia Tenggara menjadi salah satu modal penting.

Joksic dinilai memahami karakter permainan kawasan ini, termasuk tuntutan kompetisi yang mengandalkan intensitas tinggi serta adaptasi cepat terhadap kualitas pemain asing.

Bagi klub promosi, kehadiran pelatih dengan rekam jejak regional menjadi sinyal bahwa Garudayaksa tidak sekadar ingin bertahan di Super League, tetapi siap bersaing dengan tim-tim mapan.

 

Manajemen: Saatnya Membangun Tim Kompetitif

Dalam pengumuman resminya, manajemen Garudayaksa FC menyampaikan optimisme atas penunjukan Milos Joksic.

"Selamat datang Milos Joksic. Kami percaya pengalaman dan kualitas yang dimilikinya akan menjadi fondasi penting dalam membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Super League musim 2026/2027."

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Garudayaksa telah memiliki arah yang jelas dalam menyusun proyek jangka panjang.

Tantangan Besar Menanti

Meski datang dengan pengalaman yang mumpuni, tantangan Milos Joksic tidak akan ringan. 

Sebagai klub promosi, Garudayaksa FC harus segera membangun chemistry skuad sekaligus membuktikan diri mampu bersaing menghadapi klub-klub papan atas.

Penunjukan Joksic juga menunjukkan keberanian manajemen mengambil keputusan berbeda dari rumor yang berkembang. 

Kini, publik menanti apakah sentuhan pelatih Serbia itu mampu menjadikan Garudayaksa FC sebagai kuda hitam yang menggebrak Super League 2026/2027. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Milos Joksic Jan Olde Riekrink garudayaksa fc Super League