RADARTUBAN - Raksasa Serie A, Juventus masih terus berjuang mengamankan tanda tangan penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Randal Kolo Muani. Meski negosiasi belum menemui titik temu, Bianconeri belum menunjukkan tanda-tanda menyerah.
Menurut laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano, pembicaraan antara Juventus dan PSG masih berlangsung intens.
Fokus negosiasi kini tertuju pada nilai transfer serta persentase pembagian keuntungan jika sang pemain dijual kembali di masa depan.
Situasi ini menunjukkan bahwa transfer Kolo Muani belum memasuki tahap akhir, tetapi juga belum menemui jalan buntu.
Baca Juga: Juventus Belum Menyerah, Randal Kolo Muani Siap Tinggalkan PSG dengan Kontrak Fantastis hingga 2031
PSG Masih Membuka Opsi Lain
PSG dikabarkan belum sepenuhnya mengunci masa depan penyerang asal Prancis tersebut. Klub ibu kota Prancis itu masih berharap dapat mengeksplorasi opsi lain yang dianggap lebih menguntungkan.
Namun, Juventus terus menekan agar kesepakatan segera tercapai. Keinginan kuat klub asal Turin itu diperkuat oleh sikap Kolo Muani yang disebut ingin kembali mengenakan seragam hitam-putih.
"PSG berharap dapat mengeksplorasi opsi lain, tetapi Juventus tidak menyerah, didorong oleh keinginan sang pemain untuk kembali mengenakan seragam Bianconeri." tulis Fabrizio Romano.
Hasrat Sang Pemain Jadi Senjata Juventus
Keinginan Kolo Muani untuk kembali berseragam Juventus menjadi modal penting dalam proses negosiasi.
Faktor tersebut bisa menjadi pembeda ketika pembahasan memasuki fase paling menentukan.
Meski demikian, Juventus tetap harus menemukan formula yang dapat diterima PSG, terutama terkait nominal transfer dan klausul penjualan kembali yang masih menjadi ganjalan.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Kolo Muani Setuju Gabung Juventus, Negosiasi dengan PSG Memanas
Negosiasi Masih Panjang
Hingga kini belum ada kesepakatan final. Namun, satu hal mulai terlihat jelas: Juventus tidak ingin kehilangan target utamanya di lini depan.
Selama Kolo Muani masih menjadikan Turin sebagai destinasi favoritnya, peluang transfer tetap terbuka.
Kini, semuanya bergantung pada kemampuan Juventus dan PSG menjembatani perbedaan kepentingan di meja perundingan sebelum bursa transfer musim panas ditutup. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni