RADARTUBAN - Timnas Italia tampaknya benar-benar akan memasuki era baru.
Setelah melewati periode yang penuh tekanan, Gli Azzurri kini dikabarkan siap melakukan perombakan besar di jajaran kepelatihan.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malagò, mengumumkan bahwa Roberto Mancini akan kembali dipercaya sebagai pelatih kepala Timnas Italia.
Sementara itu, Claudio Ranieri diproyeksikan mengisi posisi direktur teknik (DT) menggantikan Paolo Maldini yang mundur dari jabatannya.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa FIGC ingin mengembalikan stabilitas sekaligus membangun fondasi baru demi mengangkat kembali pamor empat kali juara dunia itu.
Malagò Beberkan Susunan Baru
Dalam laporan Gazzetta disebutkan, Giovanni Malagò menyampaikan bahwa "Mancini akan menjadi pelatih tim nasional, sedangkan direktur tekniknya adalah Ranieri."
Pernyataan itu langsung memicu perhatian publik sepak bola Italia. Sebab, Mancini merupakan sosok yang pernah membawa Italia menjuarai Euro 2020, sedangkan Ranieri dikenal sebagai pelatih sarat pengalaman yang dihormati di Eropa.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari FIGC terkait struktur kepelatihan tersebut.
Misi Mengembalikan Kejayaan Gli Azzurri
Kembalinya Mancini bukan sekadar pergantian pelatih. Ini menjadi simbol upaya Italia untuk menemukan kembali identitas permainan yang sempat membawa mereka ke puncak Eropa.
Di sisi lain, kehadiran Ranieri sebagai direktur teknik dinilai dapat menghadirkan keseimbangan.
Pengalamannya membangun tim, membina pemain muda, hingga mengelola ruang ganti menjadi modal penting untuk menopang pekerjaan pelatih kepala.
Baca Juga: Pep Guardiola Didekati Timnas Italia, Maldini Bergerak Langsung Demi Misi Bangkitkan Gli Azzurri
Harapan Tinggi, Tekanan Lebih Besar
Jika skenario ini benar-benar terwujud, tantangan yang menanti tidak akan ringan.
Publik Italia menuntut hasil instan setelah serangkaian performa yang belum memuaskan dalam beberapa tahun terakhir.
Duet Mancini-Ranieri diyakini mampu menghadirkan kombinasi pengalaman, kepemimpinan, dan visi jangka panjang.
Namun pada akhirnya, nama besar saja tidak cukup. Kebangkitan Gli Azzurri hanya akan diukur dari satu hal: hasil nyata di lapangan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni