RADARTUBAN - Indonesia kembali menarik perhatian investor global. Kali ini, perusahaan alat berat asal China, LiuGong, menetapkan Indonesia sebagai basis manufaktur sekaligus pusat ekspor (export hub) untuk kawasan Asia Pasifik, bahkan disiapkan menjadi pintu ekspansi ke pasar Amerika Utara dan Eropa.
Keputusan strategis tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Jawa Barat. Pabrik modern itu ditargetkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2027.
Investasi Rp 5,2 Triliun, Produksi 5.000 Unit per Tahun
Mengutip Kontan, LiuGong menggelontorkan investasi sekitar Rp 5,2 triliun di atas lahan seluas 27 hektare.
Pada tahap awal, perusahaan akan membangun lini produksi excavator dan wheel loader elektrik dengan kapasitas mencapai 5.000 unit per tahun.
Baca Juga: Bobot Indonesia Mulai Bangkit, Review MSCI Agustus Ancam CPIN dan Bikin Investor GOTO Deg-degan
Pabrik ini juga akan mengusung konsep manufaktur pintar melalui penerapan Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), serta Manufacturing Execution System (MES) untuk mempercepat digitalisasi dan meningkatkan efisiensi proses produksi.
Gandeng UGM, Siapkan SDM dan Transfer Teknologi
Tak hanya membangun pabrik, LiuGong juga akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center.
Perusahaan menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperkuat transfer teknologi sekaligus mencetak talenta industri lokal.
Dalam aspek pengembangan sumber daya manusia, LiuGong mengungkapkan telah melatih lebih dari 900 siswa sejak bergabung dalam Program Kerja Sama Sekolah Tiongkok–Indonesia pada 2023.
Saat ini, 30 siswa menjalani pelatihan profesional di kantor pusat LiuGong di China sebelum melanjutkan praktik kerja di fasilitas manufaktur perusahaan di Indonesia.
Sinyal Kuat Indonesia Jadi Magnet Industri Dunia
Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Zheng Jin, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap Indonesia.
"Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN serta mendorong pembangunan industri yang berkelanjutan," ujar Zheng Jin dalam keterangan resmi, Selasa (22/7).
Langkah LiuGong menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak lagi sekadar pasar bagi industri global, melainkan mulai diposisikan sebagai pusat produksi berteknologi tinggi.
Tantangan berikutnya adalah memastikan investasi besar ini mampu menciptakan efek berganda berupa lapangan kerja, penguatan rantai pasok nasional, dan peningkatan daya saing industri Indonesia di pasar internasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni