RADARTUBAN - Como kembali menunjukkan ambisi besarnya di bursa transfer musim panas Serie A. Klub yang terus membangun kekuatan untuk bersaing di papan atas itu kini bersiap melayangkan tawaran besar kepada Bologna demi mendapatkan bek tangguh asal Kolombia, Jhon Lucumí.
Informasi tersebut diungkapkan jurnalis transfer Italia, Nico Schira, melalui akun X miliknya.
"Como siap mengajukan tawaran 22 juta euro kepada Bologna untuk mencoba merekrut Jhon Lucumí, yang siap meninggalkan Rossoblù pada musim panas ini." tulis Schira.
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa negosiasi berpotensi segera memasuki fase krusial dalam beberapa hari ke depan.
Tawaran Fantastis Demi Perkuat Pertahanan
Como disebut siap menggelontorkan dana 22 juta euro atau sekitar Rp 420 miliar untuk meyakinkan Bologna melepas salah satu bek terbaiknya.
Nilai tersebut menunjukkan keseriusan klub yang dalam beberapa musim terakhir berkembang menjadi kekuatan baru di Serie A.
Manajemen Como ingin menghadirkan pemain berpengalaman agar mampu bersaing tidak hanya di kompetisi domestik, tetapi juga menjaga konsistensi menghadapi target tinggi musim ini.
Kabar bahwa Lucumí siap meninggalkan Bologna semakin membuka peluang tercapainya kesepakatan apabila kedua klub menemukan titik temu soal nilai transfer.
Bologna Hadapi Dilema Besar
Di sisi lain, Bologna berada dalam posisi yang tidak mudah. Kehilangan Lucumí tentu akan menjadi pukulan bagi lini pertahanan Rossoblù, mengingat bek berusia 28 tahun itu merupakan salah satu pilar penting dalam beberapa musim terakhir.
Namun, tawaran bernilai puluhan juta euro bisa menjadi pertimbangan serius bagi klub untuk menyeimbangkan kebutuhan finansial sekaligus membuka ruang regenerasi skuad.
Hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara kedua klub. Meski demikian, manuver Como menunjukkan ambisi yang semakin besar di bursa transfer.
Jika negosiasi berjalan mulus, kepindahan Jhon Lucumí berpotensi menjadi salah satu transfer paling menarik di Serie A musim panas ini sekaligus mempertegas bahwa Como bukan lagi sekadar tim pelengkap, melainkan penantang serius di kompetisi kasta tertinggi Italia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni